Jabaran.id – SDN Kalibaru 1 menyemarakkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah dengan khidmat dan penuhan makna. Acara yang digelar di halaman sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Abdul Gani, Kecamatan Cilodong, Kota Depok ini, tidak hanya menjadi seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi media pembelajaran aktif bagi ratusan siswanya untuk menginternalisasi nilai-nilai akhlakul karimah.
Kegiatan diawali dengan Salat Duha berjamaah yang menciptakan atmosfer ketenangan dan kekhusyukan. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran yang memperindah suasana, diiringi lantunan sholawat nabi yang menggema menyentuh hati.

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah penampilan talenta siswa-siswi SDN Kalibaru 1. Puncaknya adalah tausyah yang disampaikan dengan lugas dan penuh percaya diri oleh Fathiyah Khairunnisa, seorang Daiyah Cilik yang juga merupakan siswa kelas IV. Penampilannya tidak hanya memukau tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter dan keagamaan telah ditanamkan sejak dini di sekolah ini.
Dalam sambutannya, perwakilan Komite Sekolah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini, menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.
Puncak acara adalah ceramah agama yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SDN Kalibaru 1, Nisar yang menyampaikan pesan-pesan mendalam tentang keteladanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Nisar secara khusus mengajak seluruh siswa untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita harus bisa meneladani akhlak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan menjaga warisan Rasulullah yaitu Alquran dan Sunnah,” serunya di hadapan siswa.
Lebih lanjut, Nisar menekankan pentingnya memuliakan para ulama sebagai ahli waris Nabi. Ia kemudian mengaitkannya secara langsung dengan konteks kehidupan siswa di sekolah.
“Serta memuliakan ahli warisnya yaitu para ulama. Yang diajarkan di dalamnya bagaimana cara memuliakan guru yaitu dengan contoh bersalaman yang baik, berbicara yang baik, dan berperilaku yang baik terhadap ulama di sekolah yaitu guru-guru mereka,” jelas Nisar.

Acara diakhiri dengan kegiatan makan besama dengan seluruh siswa yang ikut serta dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Mereka makan bekal yang mereka sudah siapkan dari rumah. (*)
