HomeNewsDKR Depok Galang Bantuan Untuk Sumatera

DKR Depok Galang Bantuan Untuk Sumatera

Jabaran.id – Dewan Kesehatan Rakyat atau DKR Depok menggelar Aksi Solidaritas Kemanusiaan untuk korban banjir dan tanah longsor Sumatera.

Ketua DKR Depok Roy Pangharapan mengungkapkan, penderitaan yang dialami rakyat di ketiga propinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat itu akan panjang dan masih banyak wilayah yang belum menerima bantuan karena terisolasi banjir dan lumpur.

“Pemerintah sedang bekerja keras menembus desa-desa yang terisolasi. Kita tidak bisa hanya menonton melihat penderitaan yang dialami saudara-saudara kita di sana,” ujar Roy baru-baru ini.

Aksi Solidaritas di lampu merah Ramanda, Jalan Margonda Raya, Kota Depok diikuti ratusan relawan DKR Kota Depok yang didominasi oleh ibu-ibu kader kesehatan.

- Advertisement -

“Kami mengajak masyarakat langsung kepada saudara-saudara kita di Aceh. Saat ini mereka membutuhkan bantuan obat-obatan, pakaian layak dan bahan makanan untuk bisa bertahan di tengah pengungsian,” jelas Roy.

Dari Aksi Solidaritas terkumpul dana yang dikirimkan langsung kepada masyarakat korban bencana alam Sumatera di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

“Atas nama DKR saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Depok, khusus para pengguna jalan yang telah bersolidaritas kepada saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, ” ujar Roy Pangharapan.

Nomor rekening Dewan Kesehatan Rakyat Kota Depok

Bank BJB 0108701935100

 

961 Orang Meninggal dan 293 Hilang

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan data terbaru pencarian korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Dari data resmi BNPB, di Jakarta, Selasa (9/12) pukul 06.00 pagi diumumkan di https://gis.bnpb.go.id/bansorsumatera2025/ menunjukkan, sebanyak 961 orang meninggal dan 293 hilang dan 5.000 orang terluka.

52 kabupaten dan kota di 3 Propinsi di Sumatera terdampak dengan rincian kematian tersebar di beberapa kabupaten kota di ketiga propinsi itu dari yang terbanyak di:

Agam 179 jiwa

Aceh Utara 138 jiwa

Tapanuli Tengah 110 jiwa

Tapanuli Selatan 85 jiwa

Aceh Tamiang 57 jiwa

Kota Sibolga 53 jiwa

Aceh Timur 48 jiwa

Bener Meriah 37 jiwa

Tapanuli Utara 36 jiwa

Pidie Jaya 28 jiwa

Bireun 26 jiwa

Aceh Tengah 23 jiwa

Padang Pariaman 21 jiwa

Kota Padang Panjang 19 jiwa

Deli Serdang 17 jiwa

Aceh Tenggara 14 jiwa

Kota Medan 12 jiwa

Kota Padang 11 jiwa

Langkat 11 jiwa

Humbang Hasundutan 9 jiwa

Kota Langsa 5 jiwa

Gayo Lues 5 jiwa

Kota Lhokseumawe 4 jiwa

Pasaman Barat 4 jiwa

 

Sebaran Pengungsi

Aceh Utara 299,500 orang

Aceh Tamiang 262,100 orang

Aceh Timur 238,500 orang

Bener Meriah 31,800 orang

Pidie 25,800 orang

Pidie Jaya 20,100 orang

Kota Lhokseumawe 19,600 orang

Tapanuli Tengah 18,309 orang

Gayo Lues 14,500 orang

Aceh Tengah 13,000 orang

Langkat 11,100 orang

Nagan Raya 8,109 orang

Tapanuli Selatan 7,200 orang

Aceh Tenggara 5,600 orang

Tanah Datar 4,800 orang

Pasaman Barat 4,600 orang

Kota Sibolga 2,300 orang

Pesisir Selatan 2,700 orang

Solok 2,600 orang

Kota Subulussalam 2,400 orang

Humbang Hasundutan 2,200 orang

 

Bangunan Rusak

Sementara data bangunan rusak terdiri dari:

157,600 rumah rusak

1,200 fasilitas umum,

199 fasilitas kesehatan,

534 fasilitas pendidikan,

425 rumah ibadah,

234 gedung/kantor,

497 jembatan.

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here