Jabaran.id – Badan Koordinasi Pendidikan Al Qur’an dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) Kota Depok sukses menyelenggarakan Festival Olah Raga & Seni Islami (Forsi) ke-10 di Taman Wisata Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.
Wakil Direktur Daerah BKPAKSI Kota Depok, Ririn Tjahyaningsih, menjelaskan bahwa Forsi merupakan ajang yang dirancang dengan saksama. Kegiatan tahunan ini dirancang sebagai media penanaman karakter melalui kompetisi yang dilandasi nilai-nilai keislaman.

“Giat ini dirancang dengan cukup teliti untuk memiliki kekuatan fisik dan psikis berlandaskan nilai kesyukuran pada Allah SWT sehingga dapat diikuti oleh semua santri pada usianya sebagai pengalaman yang sangat berharga,” kata Ririn.
Ia menambahkan bahwa selain sebagai arena kompetisi dan melatih motorik anak, Forsi juga berfokus pada penanaman nilai-nilai karakter Islami seperti perilaku jujur, syukur, menghormati, menghargai, dan sabar.
Pelaksanaan Forsi ke-10 tahun ini mendapat keberkahan cuaca cerah yang mendukung kelancaran acara. Sebanyak 637 peserta dari 42 PAUD Al-Qur’an se-Kota Depok turut meramaikan kompetisi, meski jumlah tersebut mengalami sedikit penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Penurunan partisipasi sebagian besar disebabkan oleh kondisi cuaca dengan curah hujan yang cukup tinggi sebelum acara, yang menimbulkan kekhawatiran dari para orang tua dan sekolah,” terangnya.
Keistimewaan Forsi ke-10 semakin terasa karena pelaksanaannya bertepatan dengan diselenggarakannya Musyawarah Nasional Istimewa (Munis) BKPAKSI se-Indonesia, dengan Kota Depok sebagai tuan rumah. Perwakilan Pimpinan Wilayah provinsi dan Pimpinan Daerah kabupaten/kota dari seluruh Indonesia hadir menyaksikan langsung bahkan turut serta sebagai juri dalam beberapa cabang lomba.

“Kehadiran mereka dinilai sangat membanggakan dan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan format Forsi ke daerah lain,” ucapnya.
Hal tersebut sejalan dengan sambutan yang disampaikan oleh Kasi PAUD Dinas Pendidikan Kota Depok, Umi Kulsum, yang sekaligus membuka acara.
“Kegiatan Forsi ini sangat menarik dan seru bahkan memberikan pengalaman yang berharga untuk anak dalam berkompetisi. Dan menjadi istimewa karena dapat disaksikan oleh perwakilan BKPAKSI se-Indonesia,” ujar Umi Kulsum.
Sambutan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh perwakilan Dewan Pendidikan serta Dinas Olahraga dan Pariwisata Kota Depok.
Keseruan dari sepuluh cabang lomba yang dipertandingkan, seperti Menyusun Huruf Hijaiyah, berhasil menarik perhatian dan decak kagum para tamu undangan dari daerah. Seorang perwakilan Pimpinan Daerah BKPAKSI Ogan Ilir dan Palembang, Sumatera Selatan, mengungkapkan kekagumannya atas konsep lomba yang menyatukan nilai fisik dan kompetisi. Beberapa perwakilan daerah, termasuk dari Kalimantan Timur dan Aceh, secara spontan menyatakan kesiapannya untuk menyelenggarakan kegiatan serupa dan meminta pedoman penyelenggaraan dari BKPAKSI Kota Depok. Antusiasme ini menunjukkan bahwa Forsi tidak hanya menjadi kegiatan lokal, tetapi telah menginspirasi gerakan serupa di tingkat nasional. (*)
