Jabaran.id – SDN Mekarjaya 3 yang berlokasi di Jalan Angklung Raya, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok ini tidak hanya menggelar kegiatan keagamaan internal, tetapi juga merangkul berbagai elemen masyarakat untuk berbagi kebahagiaan. Dalam sebuah kolaborasi yang melibatkan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan komunitas sosial, sekolah tersebut membagikan takjil kepada pengguna jalan dan warga sekitar.
Kepala SDN Mekarjaya 3, Dini Wulandari, mengungkapkan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan salah satu rangkaian dari program ‘Ramadan Penuh Berkah’ yang rutin digelar sekolahnya setiap tahun. Namun, yang membuat kegiatan tahun ini berbeda adalah adanya keterlibatan pihak eksternal yang memperluas dampak dari aksi sosial tersebut.

“Kegiatan berbagi takjil ini adalah bagian dari kegiatan Ramadan Penuh Berkah yang kami adakan di SDN Mekarjaya 3. Alhamdulillah, tahun ini kami bisa bekerja sama dengan Amina Community dan juga mahasiswa Universitas Indonesia dari Program Hyundai Jump School,” ujar Dini Wulandari.
Lebih lanjut, Dini Wulandari memperkenalkan para mahasiswa yang turun langsung ke lapangan untuk membantu proses pembagian takjil. Mereka adalah Satria, Rere, Adit, Fangky, dan Ece. Kehadiran mahasiswa UI ini, menurutnya, memberikan warna tersendiri dan menjadi contoh nyata bagi para siswa tentang pentingnya kolaborasi dan kepedulian sosial.
Dalam penjelasan yang lebih komprehensif, Dini Wulandari memaparkan bahwa kegiatan berbagi dengan lingkungan sekitar ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan makanan berbuka, tetapi juga untuk mendekatkan sekolah dengan masyarakat. Ia menilai, momen Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat tali silaturahmi antara institusi pendidikan dengan lingkungan sekitarnya.
Dini Wulandari menjelaskan, kegiatan berbagi takjil ini sengaja melibatkan berbagai pihak agar nilai-nilai kebersamaan dapat dirasakan oleh lebih banyak orang. Pihak sekolah ingin menunjukkan bahwa pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui aksi nyata di lapangan.

“Kami ingin anak-anak melihat langsung bagaimana para kakak mahasiswa dan komunitas peduli terhadap lingkungan. Ini adalah pembelajaran visual yang sangat efektif. Mereka belajar bahwa berbagi itu indah dan bisa dilakukan bersama-sama,” jelas Dini Wulandari.
“Kami menyiapkan beberapa paket takjil. Pembagiannya dilakukan di sekitar lingkungan sekolah, terutama saat sore hari menjelang waktu berbuka. Sasaran utamanya adalah para pengendara motor, pejalan kaki, dan warga yang melintas di depan sekolah,” tambah Dini Wulandari.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa UI dalam kegiatan ini memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak. Bagi mahasiswa, ini adalah kesempatan untuk mengaplikasikan nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. Sementara bagi siswa SD, kehadiran mereka menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan jiwa berbagi sejak dini.
“Kami berharap, kolaborasi seperti ini bisa terus berlanjut di masa mendatang. Tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga pada kegiatan-kegiatan sosial lainnya. Dengan begitu, nilai-nilai kebaikan akan terus mengalir dan dirasakan oleh banyak orang,” pungkas Dini Wulandari. (*)
