Jabaran.id – Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, mencatat dominasi pemudik asal Jawa Barat selama masa arus balik Angkutan Lebaran 2026. Berdasarkan data pengelola terminal yang diterima pada Jatu, jumlah penumpang yang tiba di terminal tersebut mencapai 29.055 orang selama periode 11 hingga 26 Maret 2026, dengan 32,5 persen di antaranya atau sekitar 9.400 orang berasal dari Provinsi Jawa Barat.
Pengendali Terminal Kampung Rambutan, Mulyono, mengungkapkan bahwa tingginya jumlah penumpang dari Jawa Barat dipengaruhi oleh faktor kedekatan jarak dengan Jakarta serta banyaknya pilihan trayek bus yang tersedia dari wilayah tersebut. Menurutnya, hal ini menjadikan Jawa Barat sebagai daerah penyumbang pemudik tertinggi yang kembali ke ibu kota melalui terminal tersebut.
“Selain Jawa Barat, penumpang dari Jawa Tengah menempati posisi kedua dengan porsi 23,9 persen atau sekitar 6.900 penumpang, disusul Banten sebesar 11,3 persen atau sekitar 3.200 penumpang,” ujar Mulyono.
Selain ketiga daerah tersebut, kedatangan penumpuk di Terminal Kampung Rambutan juga tercatat berasal dari sejumlah daerah lainnya. Jawa Timur menyumbang 9,6 persen dari total kedatangan, diikuti Sumatera Selatan dengan porsi 9 persen, serta Sumatera Barat sebesar 6,9 persen. Data ini menunjukkan bahwa Terminal Kampung Rambutan masih menjadi salah satu simpul transportasi darat utama bagi pemudik yang kembali ke Jakarta, khususnya dari wilayah Jawa dan Sumatera.
Selama periode arus balik yang berlangsung sejak 11 Maret 2026, pengelola terminal melakukan pemantauan secara berkelanjutan terhadap pergerakan penumpang dan armada bus. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran operasional serta keamanan bagi para pengguna jasa transportasi yang baru tiba setelah melakukan perjalanan panjang.
Dalam rangka mendukung mobilitas penumpang pasca tiba di terminal, pengelola juga menjalin koordinasi dengan aparat keamanan serta operator transportasi lanjutan seperti Transjakarta dan JakLingko. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan penumpang dan memastikan akses menuju berbagai tujuan di Jakarta dapat terlayani dengan baik.
Mulyono menambahkan bahwa arus balik diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir pekan. Hal ini seiring dengan masih adanya pemudik yang kembali secara bertahap ke Jakarta setelah masa libur Lebaran. (*)
