HomePendidikanUniversitas Indonesia Tegaskan Posisi di Kancah Global, Wisuda 120 Mahasiswa Internasional

Universitas Indonesia Tegaskan Posisi di Kancah Global, Wisuda 120 Mahasiswa Internasional

Jabaran.idUniversitas Indonesia (UI) kembali menegaskan posisinya di kancah global melalui gelaran The 2026 Degree Appreciation Ceremony for UI International Students di Makara Art Center (MAC), Kampus Universitas Indonesia, Depok pasa Selasa, 21 Juli 2026.

Diketahui, The 2026 Degree Appreciation Ceremony for UI International Students merupakan kegiatan apresiasi yang diselenggarakan UI untuk memberikan penghargaan kepada mahasiswa internasional yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan bergelar di UI.

Tahun ini, UI melepas sekitar 120 mahasiswa internasional yang berasal dari 21 negara, membentang dari benua Asia hingga Afrika. Sebanyak 80 lulusan hadir secara langsung dalam seremoni pelepasan tersebut.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Prof. Ir. Mahmud Sudibandriyo, M.Sc., Ph.D., saat diwawancara usai gelaran The 2026 Degree Appreciation Ceremony for UI International Students di Makara Art Center (MAC), Kampus Universitas Indonesia, Depok pasa Selasa, 21 Juli 2026. Foto : Arzaquna

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Prof. Ir. Mahmud Sudibandriyo, M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa seremoni ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para mahasiswa asing yang telah menyelesaikan studinya di Indonesia.

- Advertisement -

“Bagi UI, ini adalah exposure penting bahwa kita sudah go international dan memiliki kolaborasi erat dengan berbagai negara di dunia,” ujar Prof. Mahmud usai acara.

Ia menegaskan, UI mematok target besar untuk mendongkrak jumlah mahasiswa internasional hingga menembus angka 7.000 mahasiswa dalam empat tahun ke depan.

“Sekarang masih di angka ratusan. Jadi dengan exposure seperti ini nanti diharapkan di tahun-tahun depan itu mahasiswa internasional akan semakin banyak,” tegasnya.

Prof. Mahmud mengungkapkan, mayoritas lulusan internasional tahun ini merupakan penerima berbagai skema beasiswa, mulai dari beasiswa negara berkembang, KNS, hingga skema internal kampus, yaitu UI GREAT.

“Tapi ada juga yang lulus yang bukan beasiswa, jadi atas biaya sendiri,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Prof. Mahmud, seperti yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, UI harus menjadi universitas berperingkat 100 di dunia.

“Kita sudah merencanakan internasionalisasi ini dengan meningkatkan jumlah mahasiswa internasional. Karena salah satu indikator kita sudah di level internasional itu adalah jumlah mahasiswa internasional yang ada,” tuturnya.

Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, UI juga memberikan beasiswa penuh kepada 10 mahasiswa asal Palestina yang lulus pada periode ini.

“Seluruh beasiswa dari UI,” tukasnya.

Untuk mendukung efektivitas pembelajaran mahasiswa asing, UI terus melakukan ekspansi fasilitas dan program akademik

“Tantangannya adalah sebetulnya kemudahan dalam proses, imigrasi misalkan ya. Itu makanya kita berencana untuk membuat kantor imigrasi di UI, itu salah satunya. Kemudian juga fasilitas-fasilitas ya, termasuk dormitori, asrama untuk khusus mahasiswa internasional, itu kita akan perbaiki dan kita tingkatkan insyaallah,” ucap Prof Mahmud.

Salah satu lulusan mahasiswa internasional UI, Maram Al-Arnab diwawancara usai gelaran The 2026 Degree Appreciation Ceremony for UI International Students di Makara Art Center (MAC), Kampus Universitas Indonesia, Depok pasa Selasa, 21 Juli 2026. Foto : Arzaquna

Kesan mendalam dirasakan salah satu lulusan asal Suriah, Maram Al-Arnab (29). Lulusan Fakultas Psikologi penerima beasiswa pemerintah ini membagikan pengalamannya menempuh pendidikan di UI sejak 2021.

“Awalnya cukup menantang, terutama adaptasi istilah akademik dalam bahasa Indonesia. Saya sempat harus menerjemahkan materi dari bahasa Inggris ke bahasa Arab. Namun, dosen dan teman-teman di UI sangat ramah dan selalu membantu,” ungkap Maram.

Setelah menyandang gelar sarjana, Maram berencana kembali ke Suriah untuk berkontribusi memulihkan kesehatan mental masyarakat di negaranya pascakonflik. Saat diminta menggambarkan UI dalam tiga kata, Maram menjawab lugas.

“Great, strong, helpful,” ucap Maram.

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here