HomePendidikanSemangat Maulid di SDN Mekarjaya 29: Menempa Generasi Berkarakter Mulia Lewat Keteladanan...

Semangat Maulid di SDN Mekarjaya 29: Menempa Generasi Berkarakter Mulia Lewat Keteladanan Rasulullah SAW

Jabaran.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Mekarjaya 29 berlangsung meriah dan penuh khidmat dengan mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membentuk Generasi yang Beriman, Berakhlak Mulia, dan Berprestasi”. Rangkaian acara tahunan ini diwarnai oleh penceramah Ustadzah Lulu Susanti serta berbagai seni pertunjukan Islami yang ditampilkan langsung oleh para siswa. Panggung kreasi memperlihatkan lantunan sholawat dari tim hadroh, tarian Islami, pertunjukan drama Islami, hingga penyanyian lagu Mars SDN Mekarjaya 29 secara bersama-sama.

Kepala SDN Mekarjaya 29, Rika Kartini, menyampaikan bahwa kegiatan peringatan hari besar Islam ini diselenggarakan sebagai wadah pembentukan karakter siswa sejak dini. Menurutnya, pemahaman mengenai akhlak Rasulullah SAW tidak hanya berhenti pada teori di kelas, tetapi harus ditanamkan melalui momentum sejarah yang membekas di sanubari para siswa.

SDN Mekarjaya 29 gelar Maulid nabi 2

“Perpaduan antara penanaman nilai spiritual dan wadah kreativitas seni Islami menjadi metode efektif untuk mendorong anak-anak agar berani tampil percaya diri sekaligus tetap memegang teguh ajaran agama,” terangnya.

- Advertisement -

Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kota Depok, Yanti, menegaskan pentingnya implementasi nyata dari peneladanan sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam interaksi sosial harian peserta didik. Ia menjelaskan bahwa indikator paling mendasar dari keberhasilan pendidikan karakter berbasis keagamaan adalah perbaikan tutur kata dan kesantunan berbahasa. Pembiasaan komunikasi yang santun dan penuh rasa hormat ini wajib diterapkan secara konsisten, baik ketika berinteraksi dengan sesama teman sebaya, para orang tua di rumah, maupun kepada orang yang lebih dewasa di lingkungan sekitar.

“Penguasaan diri dalam berbahasa dan bersikap ramah terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif serta meningkatkan rasa empati antarsiswa. Pembiasaan nilai positif sejak usia dini ini akan menjadi fondasi moral yang kuat ketika anak-anak tumbuh dan bersosialisasi di tengah masyarakat yang lebih luas,” jelasnya.

Ketua Komite SDN Mekarjaya 29, Lia Julaeha, menyatakan bahwa suksesnya penyelenggaraan acara ini merupakan buah dari kemitraan yang solid antara pihak sekolah dan para orang tua murid. Sinergi yang harmonis antara pengelola pendidikan dan komite sekolah dianggap sebagai kunci utama dalam mendukung keberhasilan seluruh program akademik maupun ekstrakurikuler. Keterlibatan aktif pihak komite akan terus dipertahankan demi menciptakan ekosistem belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Mewakili pihak wali murid, Lia Julaeha menambahkan bahwa kolaborasi dalam kegiatan keagamaan seperti ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar-orang tua siswa. Dukungan penuh dari komite sekolah senantiasa diberikan agar nilai-nilai kebaikan yang diajarkan di sekolah dapat diselaraskan dengan pola pengasuhan di rumah.

“Kerjasama yang berkelanjutan diharapkan dapat terus terjalin demi memajukan mutu pendidikan dan kualitas karakter lulusan SDN Mekarjaya 29 di masa mendatang,” ucapnya.

Ustadzah Lulu Susanti, selaku penceramah utama, memberikan pemaparan komprehensif mengenai tiga pilar hikmah dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Pilar pertama adalah mengingat sejarah perjuangan Rasulullah SAW, mulai dari peristiwa kelahiran, perjalanan kenabian yang penuh ujian, hingga wafatnya beliau. Pilar kedua adalah menanamkan rasa cinta mendalam kepada Nabi melalui pembiasaan membaca sholawat dan mengagungkan nama beliau. Sementara pilar ketiga adalah komitmen untuk mengikuti petunjuk hidupnya, yang direalisasikan dengan rutin membaca serta menjalankan seluruh ajaran Al-Qur’an dan Hadis dalam kehidupan harian.

“Tiga hikmah utama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW meliputi upaya mengingat sejarah, menumbuhkan rasa cinta, dan komitmen untuk mengikuti ajaran Rasulullah SAW,” ujar Ustadzah Lulu Susanti. (*)

TERBARU

spot_img
spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here