HomeJabarLKP Lalita Cahaya Maida Buka Program Gratis Tata Rias Gaun Panjang Berkerudung...

LKP Lalita Cahaya Maida Buka Program Gratis Tata Rias Gaun Panjang Berkerudung di Depok, Ini yang Didapatkan Peserta

Jabaran.id – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Lalita Cahaya Maida yang berlokasi di Kota Depok bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Direktorat Kursus dan Pelatihan, Dirjen Vokasi menggelar program pelatihan gratis yang dirancang khusus untuk mencetak perias pengantin handal dengan spesialisasi gaun panjang berkerudung.

Pimpinan LKP Lalita Cahaya Maida, Sulistiyaningsih mengungkapkan pelatihan ini hadir di saat yang tepat ketika industri kecantikan khususnya jasa tata rias pengantin sedang mengalami pertumbuhan pesat. LKP Lalita Cahaya Maida berlokasi di Puri BSI Permai, Keluirahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok

“Ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi putri-putri bangsa. Kami tidak hanya membuka kelas biasa, tetapi program ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang vokasi. Kami ingin melahirkan generasi perias yang tidak hanya terampil, tetapi juga tersertifikasi,” ujar Sulistiyaningsih dengan semangat di sela-sela persiapannya menyambut calon peserta.

Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Sulistiyaningsih ini menjelaskan bahwa program bertajuk ‘Tata Rias Pengantin Gaun Panjang Berkerudung’ ini dirancang dengan kurikulum yang sangat intensif dan komprehensif. Para peserta nantinya tidak hanya akan belajar teori dasar merias, tetapi akan langsung terjun ke praktik dengan durasi pembelajaran yang padat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa lulusan program ini benar-benar siap terjun ke dunia kerja atau membuka usaha sendiri.

- Advertisement -

Program yang berlangsung selama 26 pertemuan ini memiliki persyaratan yang cukup spesifik, ditujukan untuk mencari bibit-bibit unggul yang benar-benar memiliki dedikasi tinggi. Peserta harus berusia antara 17 hingga 24 tahun dan berstatus tidak sedang sekolah, bekerja, maupun kuliah. Ketentuan ini, menurut Sulistiyaningsih, dibuat dengan tujuan agar peserta dapat fokus seratus persen mengikuti pelatihan dari Senin hingga Jumat.

“Kami mencari anak-anak muda yang benar-benar serius. Mereka harus sanggup belajar dengan durasi delapan jam per hari. Ini bukan kursus singkat biasa, ini adalah program vokasi yang padat dan menuntut komitmen tinggi. Mereka juga harus sanggup mengikuti seluruh rangkaian pelajaran hingga uji kompetensi. Tidak ada kata menyerah di tengah jalan,” tegasnya saat menjelaskan poin-poin penting dalam syarat dan ketentuan pendaftaran.

Sulistiyaningsih juga membeberkan berbagai fasilitas unggulan yang akan didapatkan oleh para peserta terpilih. Selain ruang praktik yang representatif dan instruktur kompeten di bidangnya, LKP Lalita Cahaya Maida juga menyediakan perlengkapan kosmetik serta alat dan bahan praktik yang dapat dipinjamkan selama masa pelatihan. Tak hanya itu, para peserta juga akan mendapatkan seragam gratis sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kelancaran proses belajar mengajar.

Namun, yang menjadi nilai plus utama dari program ini adalah adanya sertifikat kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) setelah peserta dinyatakan lulus uji kompetensi. Sertifikat ini menjadi poin krusial yang ditekankan oleh pimpinan LKP tersebut. Ia menjelaskan bahwa di era industri kecantikan modern, memiliki sertifikat kompetensi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan sebuah kebutuhan untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan dari klien.

“Sertifikat kompetensi dari LSK ini adalah ‘senjata’ utama para lulusan nanti. Ini adalah bukti otentik bahwa mereka telah teruji secara nasional dan diakui kemampuannya. Dengan bekal ini, mereka tidak hanya bisa bekerja di salon atau menjadi perias panggilan, tetapi juga berpeluang besar untuk membuka usaha sendiri dengan modal kepercayaan yang tinggi dari masyarakat,” paparnya menjelaskan.

Fakta menarik lainnya yang disampaikan oleh Sulistiyaningsih berkaitan dengan spesialisasi pelatihan, yaitu tata rias pengantin dengan gaun panjang berkerudung. Menurut pengamatannya selama puluhan tahun berkecimpung di dunia kecantikan, permintaan pasar terhadap perias yang menguasai tata rias muslimah, khususnya untuk pengantin, terus mengalami peningkatan signifikan seiring dengan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya tampil anggun dan syar’i.

“Spesialisasi ini kami pilih bukan tanpa alasan. Tren pernikahan muslimah di Indonesia sedang berkembang pesat. Banyak calon pengantin yang menginginkan tampilan sempurna namun tetap sesuai dengan nilai-nilai yang mereka anut. Sayangnya, tidak semua perias menguasai teknik merias dan menata gaun panjang serta kerudung dengan baik dan tahan lama. Program ini hadir untuk mengisi celah pasar tersebut,” ungkapnya memberikan perspektif tentang peluang bisnis yang menjanjikan.

Para calon peserta yang berminat dan memenuhi seluruh persyaratan diwajibkan untuk melakukan pendaftaran melalui kode barcode yang telah disediakan. Proses seleksi akan dilakukan secara ketat untuk mendapatkan kandidat terbaik yang tidak hanya memenuhi syarat administratif seperti mengirimkan KTP, pas foto background biru, serta ijazah terakhir atau NISN, tetapi juga memiliki kemauan keras dan disiplin tinggi.

Menutup perbincangan, pimpinan LKP Lalita Cahaya Maida itu menyampaikan bahwa informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung yang telah ditunjuk. Ia berharap program ini dapat menjadi gerbang pembuka kesempatan bagi generasi muda Depok dan sekitarnya untuk meraih masa depan gemilang di industri kecantikan profesional.

“Kami persilakan putri-putri Indonesia yang memiliki mimpi menjadi perias profesional untuk segera mendaftar. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan kalian. Dengan kerja keras dan tekad yang kuat, bukan tidak mungkin lulusan program ini akan menjadi perias pengantin ternama di kemudian hari,” tutup Sulistiyaningsih penuh harap. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here