Jabaran.id – Atmosfer demokrasi dan semangat kebangkitan Gerakan Pramuka mewarnai pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) Kecamatan Sukmajaya. Dalam forum demokratis tersebut, Kepala SDN Baktijaya 1, Mintarsih terpilih sebagai Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Sukmajaya yang baru untuk masa bakti tiga tahun ke depan. Kemenangan ini diraihnya setelah unggul dalam proses pemilihan yang diikuti oleh 49 pangkalan, di mana setiap pangkalan memiliki satu suara.
Ketua Panitia Musran Kecamatan Sukmajaya, Yuwandi, mengonfirmasi hasil pemilihan tersebut. Kepemimpinan Gerakan Pramuka di tingkat kecamatan kini resmi berada di pundak Mintarsih, yang diharapkan dapat membawa organisasi kepemudaan ini ke arah yang lebih progresif.

“Mintarsih berhasil meraih 38 suara, dan berhasil unggul dari pesaingnya dalam pemilihan Ketua Kwaran Kecamatan Sukmajaya, Puji Haryati yang merupakan guru dari SMPN 22 Depok yang meraih 11 suara,” jelas Yuwandi.
Visi kepemimpinan baru ini sejalan dengan tagline yang digaungkan oleh Kamabiran Sukmajaya, Christine DA Tobing, yaitu Menyala yang merupakan akronim dari ‘Melayani, nyata, lebih dan amanah’.
“Tagline ini diharapkan menjadi prinsip panduan bagi seluruh kader Pramuka di Kecamatan Sukmajaya untuk bergerak dengan penuh semangat, memberikan pelayanan yang nyata, serta menjalankan setiap tugas dengan penuh kelebihan dan Amanah,” jelasnya.
Dalam arahan strategisnya, Waka Organisasi dan Hukum Kwarcab Kota Depok, Safiah Zuhra, memberikan pesan tentang pentingnya komitmen yang tulus dalam mengabdi kepada organisasi. Semangat pengabdian tetap menjadi landasan utama setiap kegiatan.

“Sebagai anggota pramuka harus menghidupkan pramuka bukan mencari hidup di pramuka,” ujarnya.
Selain itu, Safiah Zuhra juga menekankan pentingnya kolaborasi yang luas, serta menyarankan agar kepemimpinan baru segera membuat perencanaan yang sekiranya bisa dilaksanakan tiga tahun kedepan.
“Bersinergi dengan berkoordinasi dengan seluruh pihak di Kecamatan Sukmajaya, semua dalam berbagai bidang. Kompak dengan semua tingkat pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA bahkan sampai ke Perguruan tinggi,” tambahnya. (*)
