Jabaran.id – Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nasional Plus (NP) Tunas Global Depok kedatangan tamu istimewa, Ratna Indira, seorang musisi Indonesia yang telah lama menetap di Prancis. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11-12 Agustus 2025, ini diisi dengan berbagi pengalaman serta pengetahuan seputar dunia musik dan pengembangan bakat.
Hari pertama kegiatan dikhususkan untuk siswa SMP NP Tunas Global Depok dari kelas VII hingga IX, sementara di hari kedua, giliran siswa kelas V dan VI yang berkesempatan berinteraksi langsung dengan Ratna. Dalam kesempatan tersebut, Ratna membagikan perjalanan hidupnya dalam menekuni musik, khususnya alat musik kesukaannya, flute.

Ratna menceritakan awal mula ketertarikannya pada musik dan bagaimana ia memulai perjalanan bermusiknya. Ia juga menjelaskan proses belajar flute, termasuk sumber inspirasi yang membawanya hingga berkecimpung di dunia orkestra.
“Prancis dipilih sebagai tempat pengembangan diri karena negara ini melahirkan banyak komposer hebat,” ujar Ratna saat berbagi pengalaman dengan para siswa.
Tak hanya itu, Ratna juga memaparkan kehidupan seninya selama 22 tahun di Prancis, termasuk pengalamannya mengajar di Conservatoir Nanterre, sebuah sekolah musik pemerintah Prancis, pada tahun 2018.
“Saya sangat tertarik dengan dunia pendidikan anak-anak, itulah mengapa saya juga mengajar di sana,” tambahnya.
Selain berbagi cerita, Ratna juga mengajak siswa-siswi untuk berinteraksi secara langsung melalui musik. Ia berkesempatan memainkan flute dan menyanyi bersama para siswa yang juga memainkan beberapa alat musik dengan membawakan beberapa lagu. Momen ini menjadi pengalaman berharga bagi peserta yang hadir, terutama bagi mereka yang memiliki minat di bidang seni musik.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru tentang musik, tetapi juga motivasi bagi siswa untuk terus mengembangkan bakat dan potensi diri. Kehadiran Ratna Indira di Sekolah Tunas Global Depok menjadi bukti bahwa passion dan kerja keras dapat membawa seseorang meraih kesuksesan, bahkan di kancah internasional.
Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat terus digalakkan untuk memupuk minat seni dan kreativitas generasi muda, sekaligus membuka wawasan mereka tentang peluang di dunia musik global. (*)
