Jabaran.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Depok mendirikan Posko Mudik Lebaran di kawasan Jalan Raya Bogor, tepatnya di seberang Terminal Jatijajar, Depok. Posko ini disiapkan untuk membantu para pemudik yang melintas agar perjalanan mereka lebih aman dan nyaman.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Depok, Imam Turidi mengungkapkan kehadiran posko ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus semangat gotong royong partai dalam melayani masyarakat, khususnya saat arus mudik Lebaran.
“Tradisi mudik adalah bagian dari budaya bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui Posko Mudik ini, kami ingin memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” ungkap Imam saat dikonfirmasi Kamis petang, 19 Maret 2026.
Pria yang akrab disapa IT ini menjelaskan, posko yang berlokasi di seberang Terminal Jatijajar ini menyediakan sejumlah fasilitas yang bisa dimanfaatkan pemudik.
“Salah satunya adalah layanan pemeriksaan kesehatan gratis, guna memastikan kondisi tubuh tetap prima selama perjalanan jauh,” jelasnya.
Selain itu, IT yang juga Anggota DPRD Depok ini mengatakan, pemudik juga dapat beristirahat sejenak di posko sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
“Hal ini diharapkan dapat mengurangi risiko kelelahan yang kerap menjadi salah satu penyebab kecelakaan saat mudik,” kata IT.
IT menegaskan, sebagai partai yang dikenal sebagai “wong cilik”, PDI Perjuangan berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam momentum penting seperti mudik Lebaran.
“Ini adalah wujud nyata bahwa PDI Perjuangan Depok hadir untuk membantu masyarakat, khususnya para pemudik agar perjalanan mereka lebih aman dan lancar,” paparnya.
Dengan adanya Posko Mudik Lebaran ini, Imam Turidi berharap para pemudik yang melintasi kawasan Jalan Raya Bogor dapat merasakan manfaat langsung serta menjalani perjalanan pulang kampung dengan lebih tenang.
“Selamat mudik Lebaran, selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, saya atas nama pribadi dan keluarga besar PDI Perjuangan Depok mengucapkan minal aIdin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” pungkas Imam Turidi.
