HomeNewsPemkot Depok Anggarkan Rp100 Miliar Lebih Atasi Kemacetan Jalan Sawangan

Pemkot Depok Anggarkan Rp100 Miliar Lebih Atasi Kemacetan Jalan Sawangan

Jabaran.id – Pemerintah Kota atau Pemkot Depok memastikan proyek pelebaran Jalan Raya Sawangan mulai direalisasikan secara bertahap pada tahun 2026.

Proyek ini menjadi salah satu program unggulan Wali Kota Depok Supian Suri dan Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah untuk mengurai kemacetan sekaligus memperkuat konektivitas infrastruktur perkotaan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Depok, Dadang Wihana, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur Jalan Raya Sawangan telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

“Untuk Jalan Raya Sawangan, pada tahun 2026 akan dilakukan pembangunan, khususnya di ruas Jalan Enggram–Pemuda. Anggarannya sudah kita alokasikan di APBD 2026 dan mudah-mudahan dapat terlaksana tahun ini,” kata Dadang Wihana, Selasa, 20 Januari 2026.

- Advertisement -

Selain pembangunan fisik, Dadang menuturkan, Pemkot Depok juga akan memulai tahapan pembebasan lahan sebagai bagian dari proyek pelebaran jalan tersebut.

“Sesuai arahan Pak Wali dan menjadi program unggulan, kita sudah merumuskan pembebasan lahan Jalan Raya Sawangan mulai dari mulut Jalan Enggram–Pemuda hingga Parung Bingung,” jelasnya.

Dadang mengungkapkan, untuk tahap awal pembebasan lahan, Pemkot Depok telah menyiapkan anggaran sekitar Rp63 miliar. Nilai tersebut masih berpotensi bertambah menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

“Total kebutuhan pembebasan lahan diperkirakan mencapai sekitar Rp110 miliar. Saat ini sudah kita siapkan Rp63 miliar dan akan ditambahkan kembali sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.

Selain pembebasan lahan, Dadang menerangkan, pembangunan infrastruktur Jalan Raya Sawangan dari Simpang Parung Bingung hingga mulut Jalan Enggram–Pemuda juga akan dikerjakan pada tahun 2026, termasuk pembangunan jembatan.

“Infrastruktur Jalan Raya Sawangan dari Simpang Parung Bingung sampai mulut Jalan Enggram–Pemuda akan dibangun tahun ini, termasuk pembangunan dua jembatan,” tuturnya.

Sementara itu, proyek pelebaran Jalan Raya Sawangan akan dilanjutkan pada tahun 2027 dengan pembebasan lahan hingga ke Jalan Raya Keadilan dan direncanakan berlanjut sampai Exit Tol Sawangan, menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

“Mudah-mudahan kepastian fiskal tahun 2027 bisa kita atur. Saat ini kita juga sedang menyusun RKPD 2027 yang akan fokus pada layanan publik, terutama infrastruktur perkotaan,” ujarnya.

Terkait spesifikasi teknis, Dadang menjelaskan pelebaran Jalan Raya Sawangan akan memiliki Right of Way (ROW) selebar 24 meter, sesuai Detail Engineering Design (DED) yang disusun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“ROW-nya 24 meter sesuai DED. Panjang ruas yang akan ditangani dari mulut Jalan Enggram–Pemuda hingga Exit Tol Sawangan sekitar 2,3 kilometer,” jelasnya.

Penataan juga akan dilakukan di kawasan Simpang Raya Keadilan yang selama ini dikenal memiliki radius tikungan tajam dan kerap menjadi titik rawan lalu lintas.

Untuk tahapan pelaksanaan, Pemkot Depok akan memulai proses pengadaan lahan terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan pembangunan fisik setelah seluruh tahapan administrasi selesai.

“Mudah-mudahan pengadaan lahan bisa dilakukan pada semester kedua. Untuk pembangunan Jalan Enggram–Pemuda, Insya Allah setelah proses lelang, sekitar bulan Juli sudah bisa mulai pembangunan,” katanya.

Sementara pelebaran Jalan Raya Sawangan hingga Simpang Parung Bingung baru akan dilakukan setelah proses pembebasan lahan rampung.

Dadang juga menegaskan bahwa pelebaran jalan tidak dilakukan hingga kawasan Tugu Batu.

“Pelebaran tidak sampai Tugu Batu. Karena Jalan Enggram–Pemuda sudah dibuka sebagai jalur alternatif, maka pelebaran Jalan Muchtar Raya dari mulut Jalan Enggram ke Tugu Batu tidak dilakukan,” tegasnya.

Sebagai gantinya, kawasan Tugu Batu akan ditangani melalui skema manajemen dan rekayasa lalu lintas yang akan terus dievaluasi.

“Kita saat ini memang sedang memikirkan banyak agenda infrastruktur. Tahun ini kami lakukan penjadwalan ulang APBD, refocusing, dan lain-lain,” pungkasnya.

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here