Jabaran.id – Mengisi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia atau Peradi Depok menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan takjil kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di kantor sekretariat mereka, Jalan Boulevard Grand Depok City (GDC), Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jumat, 6 Maret 2026.
Kegiatan bakti sosial tersebut dimulai sekitar pukul 16.30 WIB. Para pengurus dan anggota Peradi Depok turun langsung ke Jalan Boulevard GDC, tepatnya di jalur PLN menuju Cilodong, untuk membagikan takjil kepada warga serta para pengguna jalan yang melintas.
Ketua DPC Peradi Depok, Muhammad Razali Siregar, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran penasihat dan pengurus. Aksi berbagi ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara advokat dengan masyarakat di momen Ramadan.

Setelah pembagian takjil, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah di tenda yang dipasang di depan kantor sekretariat DPC Peradi Depok. Pada kesempatan itu, Sekretaris DPC Peradi Depok, Andi Tatang, juga memaparkan perjalanan singkat organisasi Peradi Depok kepada para anggota.
Ketua DPC Peradi Depok Muhammad Razali Siregar mengatakan, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momen berbagi di bulan suci Ramadan.
“Kami melaksanakan buka puasa bersama dengan pengurus dan anggota DPC Peradi Kota Depok, sekaligus berbagi takjil untuk masyarakat yang melintas di Jalan Boulevard Raya. Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya kepada wartawan.
Menurut Razali, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi program kerja organisasi, khususnya dalam meningkatkan pelayanan hukum kepada masyarakat.
“Tujuannya untuk mempererat silaturahmi sekaligus evaluasi program kerja. Salah satu yang terus kami dorong adalah peningkatan pelayanan hukum bagi masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Razali juga mengingatkan para anggota terkait fenomena munculnya berbagai deklarasi organisasi advokat baru di tingkat nasional. Ia berharap anggota Peradi tetap solid dan tidak terpengaruh oleh perpecahan organisasi.
Razali menegaskan bahwa Peradi merupakan organisasi advokat yang lahir langsung dari Undang-Undang Advokat Tahun 2003 sebagai wadah tunggal profesi advokat di Indonesia.
Selain itu, ia juga mengingatkan rencana pelaksanaan rapat kerja di setiap bidang pada tahun ini sebagai persiapan menuju Musyawarah Nasional (Munas) Peradi 2027.
“Kalau beberapa bidang tidak aktif menjalankan program kerjanya, tentu kita akan kesulitan membawa gagasan atau program dalam Munas nanti. Karena itu saya mengingatkan agar kita segera merencanakan rapat kerja daerah,” terangnya.
Di bawah kepemimpinan Razali, DPC Peradi Depok juga aktif menjalankan berbagai program sosial dan pelayanan hukum kepada masyarakat, termasuk melalui Pusat Bantuan Hukum (PBH) serta kegiatan keagamaan.
Selama Ramadan, Peradi Depok juga rutin mengadakan penyuluhan hukum yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama dan tadarus Al-Qur’an di Rumah Tahanan (Rutan) Cilodong.
“Kegiatan penyuluhan hukum sambil buka puasa dan tadarus di Rutan Cilodong sudah kami lakukan sejak awal Ramadan. Hari ini karena ada momen berbagi takjil, sekalian kami undang pengurus dan anggota untuk berbuka puasa bersama,” pungkas Razali.
