Jabaran.id – SDN Baktijaya 5 memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema ‘Menebar Kebaikan di Sekolah dengan Meneladani Nabi Muhammad SAW’. Kegiatan tersebut diharapkan bisa menyatukan seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa, guru, orang tua siswa, hingga komite sekolah dalam satu ruang penuh hikmah.
Kepala SDN Baktijaya 5, Sri Lestari, dalam sambutannya menekankan makna mendalam dari peringatan ini, dimana Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah untuk membimbing umat manusia dengan ajaran Islam, penuh kasih sayang, dan perdamaian. Nabi Muhammad SAW bukan hanya seorang rasul, tetapi juga teladan sempurna bagi kita semua. Pernyataan ini menjadi fondasi dari seluruh rangkaian acara, mengingatkan semua yang hadir akan esensi dari peringatan maulid.

Lebih lanjut, Sri Lestari menggambarkan misi Rasulullah sebagai pembawa pencerahan. Nabi Muhammad SAW membawa cahaya petunjuk ke tengah masyarakat yang penuh kegelapan dan ketidakadilan, dan mengajarkan kita tentang keimanan, kasih sayang, kejujuran, dan nilai-nilai mulia lainnya. Penegasan ini mengarahkan fokus acara tidak hanya pada aspek seremonial, tetapi pada internalisasi nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah.
“Sebagai umat Islam, kita wajib mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan cara yang sesuai, yaitu dengan mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Marilah kita tingkatkan ibadah dan akhlak kita, serta berusaha menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama,” pesannya.
Ajakan konkret ini diharapkan dapat memantik perubahan positif dalam diri setiap siswa dan civitas akademika.
“Semoga kita dapat menyambut momen ini dengan penuh syukur dan keikhlasan, serta mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW dalam setiap langkah kehidupan kita,” tutup Sri Lestari.
Keistimewaan acara tahun ini tidak hanya terletak pada pesan-pesan moralnya, tetapi juga pada kehadiran narasumber yang memiliki ikatan emosional dengan sekolah. Ustad Muhammad Fathir, yang bertindak sebagai penceramah utama, adalah alumni SDN Baktijaya 5. Hal ini menambah kekhusukan dan kebanggaan tersendiri, di mana para siswa dapat melihat langsung sosok teladan yang berawal dari bangku yang sama dengan mereka.
Kegiatan ini semakin meriah dengan penampilan kreatif dan penuh semangat dari siswa-siswi dari kelas I sampai kelas VI. Berbagai pertunjukan, seperti pembacaan sholawat, puisi, dan drama pendek, menampilkan bakat siswa sekaligus merefleksikan pemahaman mereka terhadap keteladanan Nabi Muhammad SAW. Kehadiran Ketua Komite sekolah beserta sejumlah orang tua siswa melengkapi bukti kuatnya sinergi dan dukungan komunitas terhadap kegiatan yang bernuansa pendidikan karakter ini. (*)



