HomePendidikanSMPN 26 Depok Gelar Gladi Bersih TKA, Siap Hadapi Asesmen Perdana Pengganti...

SMPN 26 Depok Gelar Gladi Bersih TKA, Siap Hadapi Asesmen Perdana Pengganti Nilai Rapor

Jabaran.id – Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan berlangsung pada April 2026, SMPN 26 Depok mulai mematangkan persiapan. Sekolah yang berlokasi di Kecamatan Beji ini menggelar gladi bersih selama empat hari guna memastikan seluruh siswa kelas IX siap menghadapi ujian perdana untuk jenjang SMP tersebut.

Kepala SMPN 26 Depok, Ahmad Sujai, menjelaskan bahwa gladi bersih ini diikuti oleh 404 siswa kelas IX. Kegiatan tersebut dibagi ke dalam beberapa sesi dan ruangan untuk mengakomodasi jumlah peserta serta mensimulasikan kondisi ujian yang sebenarnya. Pria yang akrab disapa Sujai ini mengungkapkan bahwa TKA tahun 2026 ini memiliki perbedaan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

TKA di SMPN 26 Depok 2

“Untuk jenjang SMP, Tes Kemampuan Akademik ini baru pertama kali diadakan. Kami melakukan gladi bersih selama empat hari untuk memastikan kesiapan siswa, baik dari segi teknis maupun mental. Tiga hari pertama kami gelar dengan tiga sesi setiap harinya, dan di hari terakhir kami laksanakan empat sesi. Penyesuaian ini kami lakukan semata-mata agar semua siswa dapat merasakan simulasi yang merata dan maksimal,” ujar Ahmad Sujai.

- Advertisement -

Sujai merincikan, untuk tiga hari pertama gladi, pihak sekolah menggunakan tiga ruang kelas dengan kapasitas 20 siswa per ruangan. Sementara pada hari keempat, terjadi penyesuaian jumlah menjadi 18 siswa di setiap ruangan. Hal ini dilakukan untuk mensimulasikan skenario berbeda yang mungkin terjadi pada hari pelaksanaan ujian yang sebenarnya.

“Kami ingin memastikan tidak ada kendala teknis. Alhamdulillah, dengan pembagian tiga ruang dan skenario jumlah siswa yang bervariasi, kami bisa mengukur efektivitas pengawasan dan kenyamanan peserta didik,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kepala Sekolah yang telah malang melintang di dunia pendidikan ini memaparkan materi pokok yang diujikan dalam TKA. Asesmen ini tidak hanya mengukur kemampuan kognitif siswa, tetapi juga aspek non-akademis yang menjadi bagian dari profil pelajar Pancasila.

“Materi yang diujikan meliputi Literasi, Numerasi, survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Jadi, ini bukan sekadar ujian biasa. Hasil dari TKA nanti tidak hanya menjadi bahan evaluasi kemampuan siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, tetapi juga berfungsi sebagai pengganti nilai rapor sekolah,” jelas Ahmad Sujai.

Menurutnya, kebijakan ini memberikan perspektif baru dalam menilai kompetensi siswa. Sekolah tidak lagi hanya melihat hasil akhir berupa angka, tetapi juga bagaimana karakter siswa dan persepsi mereka terhadap lingkungan belajarnya.

Sementara itu, terkait jadwal pelaksanaan TKA yang sesungguhnya, Sujai menyebutkan bahwa SMPN 26 Depok akan mengikuti asesmen tersebut pada gelombang pertama dan kedua. Secara nasional, TKA dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 19 April 2026.

“Untuk SMPN 26 Depok, kita masuk dalam dua gelombang. Gelombang pertama akan dilaksanakan pada 6-7 April 2026, dan gelombang kedua pada 8-9 April 2026. Pembagian gelombang ini tentu untuk mengoptimalkan pelaksanaan di tingkat kota,” tuturnya.

Menyinggung soal teknis pengawasan, Ahmad Sujai menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjunjung tinggi integritas pelaksanaan TKA. Oleh karena itu, pada hari-H nanti, pengawas ruang akan didatangkan dari sekolah lain atau sistem silang.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. Pada saat pelaksanaannya nanti, pengawas ruang akan menggunakan sistem silang, yakni berasal dari sekolah lain. Hal ini kami lakukan demi objektivitas dan kelancaran ujian, serta untuk memastikan semua berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh dinas,” pungkasnya. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here