Jabaran.id – Kota Depok kembali menunjukan tajinya di kancah pendidikan nasional dengan meloloskan tiga siswa terbaiknya ke babak semifinal Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang IPA tingkat Nasional tahun 2025. Ketiga duta sains ini akan bersaing secara daring dengan ratusan peserta terpilih dari seluruh Indonesia, memperebutkan tiket ke babak final dan membawa harum nama daerah.
Ketiga siswa tersebut adalah Habibie Aginara El Hadziq dari SDIT Amal Mulia Depok, serta Zafran Rasya Alvaronizam dan Danisha Alfarizqiani Azkadinata yang keduanya berasal dari SD Islam Al Azhar 46. Mereka adalah para jawara hasil seleksi ketat OSN tingkat Provinsi Jawa Barat, yang berhasil menyisihkan puluhan peserta lainnya.
Ketua OSN Kota Depok, Aisyah, menjelaskan perjalanan ketiga siswa ini hingga sampai ke tingkat nasional. Pencapaian ini menandakan kualitas pendidikan dan bakat sains yang luar biasa yang dimiliki oleh siswa-siswa Depok.
“Ketiga siswa tersebut merupakan hasil seleksi OSN tingkat Provinsi Jawa Barat, yakni dari 15 peserta yang berhasil lolos seleksi tingkat Kota Depok dilanjutkan tingkat Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Semifinal yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) ini dilaksanakan secara serentak dan daring pada tanggal 10 September 2025. Untuk Kota Depok, Dinas Pendidikan setempat menunjuk SD Islam Al Azhar 46 sebagai tuan rumah sekaligus pusat pelaksanaan ujian. Sebelumnya, pada tanggal 4 September 2025, telah diadakan uji coba untuk memastikan kelancaran teknis.
Pada hari pelaksanaan, para peserta akan mengerjakan 20 soal bidang IPA dalam waktu 90 menit. Seluruh proses ujian akan dipantau secara langsung melalui Zoom oleh panitia pusat dari BPTI Puspresnas, menjamin aspek kejujuran dan standar nasional yang ketat.
Aisyah menyampaikan harapan dan tujuan besar keikutsertaan ketiga siswa ini, yakni tiga siswa dari Kota Depok bisa menjadi juara tingkat Nasional.
“Tujuannya agar siswa mendapat pengalaman berharga di ajang nasional dan menguji kemampuan diri di bidang sains,” pungkas Aisyah. (*)
