Jabaran.id – Pemerintah Kota Depok menyiapkan beberapa langkah untuk mengatasi banjir yang sudah menahun melanda perumahan Pondok Sukatani Permai, yakni di RW 20, RW 05, dan RW 04 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat.
Solusi tersebut diambil setelah Wali Kota Depok, Supian Suri beserta jajarannya telah meninjau ke lokasi yang kerap banjir, meski hanya 30 menit hujan.
Langkah yang dimaksud Supian, yakni membuat saluran di hulu atau di Jalan Raya Pelaporan, sehingga aliran air tidak turun ke Pondok Sukatani Permai.
Kemudian, ada beberapa jembatan yang hari ini kondisinya ada di bawah rata dengan jalan.
“Untuk jembatan yang rendah, dapat menghambat aliran air sehingga harus ditinggikan,” tutur Supian baru-baru ini.
Selain itu, dari tinjauan lokasi, Supian juga menemukan ada beberapa embung yang sudah tidak berfungsi.
“Ada beberapa permasalahan yang harus kita urai satu persatu sehingga beban atau kondisi banjir yang dialami di wilayah Perumahan Pondok Sukatani Permai ini bisa kita kurangi,” terangnya.
Nantinya, Pemkot Depok akan melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi banjir di Perumahan Pondok Sukatani Permai.
“Jadi banyak yang sebelum-sebelumnya tidak banjir, artinya kondisi banjir makin ke sini makin parah,” ungkap Supian.

Diketahui, banjir tersebut sudah menjadi langganan sejak tahun 2007 dan kerap merendam rumah warga hingga setinggi pinggang orang dewasa.
Diberitakan sebelumnya, Baru hujan 30 menit, Perumahan Pondok Sukatani Permai, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat kembali dilanda banjir hingga sepinggang orang dewasa pada Sabtu petang, 3 Mei 2025.
“Padahal hujan hanya sekitar 20 sampai 30 menit, tapi air tadi sampai sepinggang orang dewasa,” kata salah seorang warga Cecep Muharom.
Cecep mengungkapkan, air juga merendam seluruh RT di lingkungan RW. 20 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos. “RT 8, 7, 3, dan 2 hampir semua RT terendam,” ungkapnya.
Cecep menjelaskan, bahwa di tempat tinggalnya memang sudah langganan banjir sejak beberapa tahun ke belakang. “Kalau hujan deras sebentar aja udah langsung banjir,” tuturnya.
Bahkan, Cecep melanjutkan, jembatan pun sudah tak bisa dilintasi kendaraan. “Jembatan terputus, sudah tidak bisa dilintasi, karena air cukup tinggi,” lanjutnya.
Warga berharap, pembuatan embung yang sudah dibahas oleh DPRD dapat segera direalisasikan, sehingga banjir tidak lagi melanda Pondok Sukatani Permai.
“Warga berharap embung segera dibuat, karena ini lumayan, hujan sekitar 20 menitan aja sudah banjir sampai kaya gini,” ucap Cecep.
