Jabaran.id,- Jakarta, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui unit bisnisnya XLSMART for Business resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel). Kolaborasi ini bertujuan untuk mempercepat digitalisasi sekaligus memperluas penetrasi layanan serta solusi teknologi informasi dan komunikasi (ICT) ke pasar korporasi di Indonesia.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh Direktur & Chief Enterprise Strategic Relationship Officer XLSMART, Andrijanto Muljono, bersama Direktur Bisnis Mitratel, Agus Winarno, di Jakarta pada 22 Januari 2026. Penandatanganan ini menjadi langkah awal bagi kedua perusahaan dalam memperkuat sinergi menghadirkan solusi digital yang lebih terintegrasi bagi berbagai sektor industri.
Melalui kemitraan ini, XLSMART for Business dan Mitratel sepakat untuk menjalankan ekspansi bersama ke pasar korporasi atau Go to Enterprise Market. Strategi ini dilakukan dengan menggabungkan kekuatan, pengalaman, serta kapabilitas teknologi dari masing-masing perusahaan guna menghadirkan solusi ICT yang komprehensif, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi.
Direktur & Chief Enterprise Strategic Relationship Officer XLSMART, Andrijanto Muljono, menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis bagi perusahaan dalam menghadapi dinamika persaingan di industri solusi digital bagi korporasi.
“Kolaborasi yang dilakukan XLSMART for Business dengan Mitratel ini penting kami lakukan untuk meningkatkan daya saing dalam menghadapi kompetisi penyediaan solusi ICT yang semakin berkembang di pasar korporasi Indonesia. Melalui kemitraan ini, XLSMART dapat memperluas skala kapabilitas dalam penyediaan berbagai solusi yang dibutuhkan pelanggan korporasi, mulai dari konektivitas, Smart City, Internet of Things (IoT), hingga cyber security,” ujar Andrijanto.
Ia menambahkan bahwa langkah tersebut sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan telekomunikasi yang paling dicintai pelanggan melalui penyediaan layanan yang relevan, inovatif, dan memberikan nilai tambah bagi dunia usaha.
Dalam implementasinya, kedua perusahaan akan mengembangkan dan mengeksekusi strategi joint Go-To-Market (GTM) yang menyasar sejumlah sektor korporasi strategis. Sektor yang menjadi fokus antara lain kawasan industri, manufaktur, logistik, layanan keuangan, hingga sektor pemerintahan.
Melalui kolaborasi GTM ini, XLSMART for Business dan Mitratel akan menghadirkan berbagai solusi bundling yang lebih lengkap dan terintegrasi. Penawaran tersebut mencakup konektivitas utama dan sekunder yang andal, layanan keamanan siber (cyber security), secure connectivity, hingga solusi power as a service. Pendekatan co-selling dan pengembangan pasar secara bersama diharapkan mampu meningkatkan jangkauan layanan kepada lebih banyak pelanggan korporasi secara efektif dan efisien.
Sinergi antara kedua perusahaan juga diperkuat oleh dukungan infrastruktur yang luas. XLSMART saat ini memiliki lebih dari 225.000 BTS dengan jaringan yang menjangkau lebih dari 95 persen populasi Indonesia. Selain itu, perusahaan juga mengoperasikan sekitar 24 pusat data yang tersebar di berbagai kota di Indonesia untuk mendukung layanan Digital Telco, ICT, Cloud, hingga AI as a Service (AIaaS).
Sementara itu, Mitratel memiliki keunggulan pada kepemilikan aset menara telekomunikasi, jaringan fiber optik, serta micro data center yang tersebar di berbagai wilayah. Kombinasi infrastruktur kedua perusahaan tersebut diyakini akan menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan solusi integrasi digital yang efisien, andal, dan scalable bagi pelanggan korporasi.
Melalui kerja sama ini, pelanggan dari berbagai sektor seperti manufaktur, logistik, finansial, hingga pemerintahan diharapkan dapat memperoleh akses terhadap solusi bundling yang lebih luas dengan jaminan konektivitas utama maupun sekunder yang stabil dan aman. Upaya ini sekaligus mempertegas komitmen XLSMART untuk terus menjadi mitra strategis yang mampu menghadirkan solusi teknologi tepat guna serta mendukung transformasi digital yang berkelanjutan bagi pelaku industri di Indonesia. (*)
