Jabaran.id – SDN Cinangka 2 memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Gerakan Pramuka dengan serangkaian kegiatan simbolis dan penuh makna. Acara yang digelar di halaman sekolah ini diisi dengan upacara peringatan dan pemotongan tumpeng sebagai bentuk kebanggaan terhadap pergerakan kepanduan nasional. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara sekolah, orang tua siswa, dan para guru, menegaskan pentingnya sinergi dalam membangun karakter peserta didik.
Kepala SDN Cinangka 2, Mulyati, dalam sambutannya menekankan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam pendidikan kepramukaan.

“Kegiatan Pramuka memberikan manfaat nyata, baik untuk kehidupan sehari-hari siswa sebagai individu maupun dalam interaksi sosial mereka,” ujarnya.
“Melalui berbagai aktivitas Pramuka, siswa tidak hanya belajar tentang kedisiplinan dan kemandirian, tetapi juga mengasah kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Pemotongan tumpeng yang menjadi puncak acara dilakukan secara simbolis oleh perwakilan guru, orang tua, dan siswa. Tradisi ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga penanaman nilai kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan panjang Gerakan Pramuka di Indonesia.
“Tumpeng ini adalah simbol rasa syukur sekaligus pengingat bahwa pendidikan karakter harus terus dipupuk melalui kegiatan yang konkret, seperti Pramuka,” tambah Mulyati.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari orang tua siswa yang turut hadir. Salah satu perwakilan orang tua menyatakan bahwa Pramuka telah membantu anak-anak mereka menjadi lebih disiplin dan percaya diri.
“Kami melihat langsung bagaimana anak-anak belajar bekerja sama, memecahkan masalah, dan menghargai alam melalui perkemahan dan latihan rutin,” ungkapnya.
SDN Cinangka 2 berkomitmen untuk terus mengembangkan ekstrakurikuler Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter siswa.
“Kami ingin siswa tidak hanya pandai secara akademis, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang tangguh, berempati, dan bertanggung jawab,” pungkas Mulyati.
Peringatan HUT Pramuka ke-64 di SDN Cinangka 2 ditutup dengan pembagian potongan tumpeng kepada seluruh peserta sebagai bentuk kebersamaan. Sekolah berencana mengadakan lebih banyak kegiatan kepramukaan yang melibatkan partisipasi aktif orang tua dan masyarakat, memperkuat tri pusat pendidikan antara sekolah, keluarga, dan lingkungan. (*)
