Jabaran.id – Setelah resmi mendatangkan Goncalo Ramos dari Paris Saint-Germain dan Mario Gila dari Lazio, AC Milan kini mengalihkan fokus untuk melengkapi kepingan puzzle di lini serang mereka. Langkah ini menjadi prioritas utama bagi pelatih anyar Ruben Amorim yang dikenal memiliki filosofi permainan mengandalkan peran gelandang serang di belakang striker tunggal.
Kebijakan transfer yang diambil manajemen Milan ini merupakan respons langsung terhadap kebutuhan taktikal tim asuhan Amorim. Semasa menangani Sporting CP, pelatih asal Portugal tersebut berhasil mengorbitkan sejumlah nama kreatif nan mematikan di posisi gelandang serang, seperti Bruno Fernandes, Francisco Trincao, dan Pedro Goncalves. Ketiga pemain tersebut menjadi tulang punggung kesuksesan Sporting di bawah komando Amorim.
Sumber internal klub menyebutkan bahwa Amorim secara khusus menuntut manajemen untuk segera mendatangkan tambahan amunisi serupa guna memperkuat daya gedor tim yang kini bermarkas di San Siro.
Laporan terbaru dari Calciomercato mengungkapkan bahwa departemen pemandu bakat AC Milan telah memberikan persetujuan penuh untuk mengejar Can Uzun dari Eintracht Frankfurt. Pemain berusia 19 tahun tersebut menjadi incaran utama setelah menunjukkan performa impresif bersama klub Jerman tersebut.
Namun, proses negosiasi menghadapi kendala signifikan karena Eintracht Frankfurt membanderol harga jual mencapai 60 juta euro untuk pemain muda berbakat asal Turki tersebut. Nilai valuasi yang tinggi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Milan yang harus mempertimbangkan kondisi keuangan klub.
Di luar nama Can Uzun, terdapat opsi alternatif yang dinilai sangat menarik dari sosok Pedro Goncalves. Pemain yang lebih dikenal dengan sapaan akrab ‘Pote’ ini bukanlah nama asing bagi Amorim. Keduanya telah bekerja sama di Sporting CP dan membawa kesuksesan bagi klub asal Lisbon tersebut.
“Pedro Goncalves adalah pemain yang sangat dipahami kualitasnya oleh Amorim. Keduanya memiliki hubungan kerja yang erat semenjak masih bersama di Sporting CP,” demikian pernyataan yang tertera dalam laporan Calciomercato.
Menariknya, meskipun sang pemain memiliki klausul pelepasan sebesar 60 juta euro, sumber terpercaya meyakini bahwa dana segar senilai 25 hingga 30 juta euro sudah cukup untuk membawa pemain berusia 25 tahun tersebut ke Italia. Angka ini dinilai lebih realistis dibandingkan harga yang diminta Eintracht Frankfurt untuk Can Uzun.
Kedua opsi ini kini menjadi bahan pertimbangan serius bagi direksi AC Milan. Dengan kebutuhan mendesak akan pemain kreatif di lini tengah serang, keputusan transfer yang tepat dinilai krusial untuk mendukung skema permainan Amorim yang mengandalkan pergerakan dinamis dari gelandang serang di belakang penyerang utama.
Pedro Goncalves sendiri telah membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu gelandang serang produktif di Eropa. Selain memiliki visi permainan yang baik, ia juga dikenal memiliki kemampuan mencetak gol dari posisi kedua yang menjadi ciri khas pemain-pemain binaan Amorim selama di Sporting CP. (*)
