Jabaran.id – Komitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa terus diwujudkan SMPN 22 Depok. Kali ini, upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas yang diselenggarakan dengan bersinergi penuh bersama Unit Kamsel Satlantas Polres Metro Depok. Kolaborasi strategis antara dunia pendidikan dan kepolisian ini menandai langkah proaktif dalam membangun kesadaran hukum dan keselamatan berlalu lintas sejak dini.
Kepala SMPN 22 Depok, Eriyasti, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program insidental, melainkan bagian integral dari visi sekolah. Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas di SMPN 22 Depok bersinergi dengan Unit Kamsel Satlantas Polres Metro Depok.

Lebih jauh, Eriyasti menjelaskan bahwa nilai-nilai kedisiplinan dan kepatuhan hukum yang diajarkan dalam sosialisasi ini selaras dengan program besar yang diusung sekolah.
“Kegiatannya sejalan dengan program PPK (Penanganan dan Pencegahan Kekerasan) di SMPN 22 Depok untuk mewujudkan sekolah ramah anak,” tambahnya.
Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa tertib lalu lintas dipandang sebagai salah satu pilar penting dalam mencegah perilaku berisiko dan menciptakan iklim sekolah yang positif.
Narasumber utama dalam acara tersebut, Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Metro Depok, AKP Elly Padiansari, hadir untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para siswa.
AKP Elly Padiansari menjelaskan tentang tata tertib berkendara dengan pendekatan yang edukatif dan mudah dicerna. Materi yang disampaikan tidak hanya terpaku pada aturan, tetapi juga menekankan pada aspek keselamatan, etika, dan tanggung jawab sosial sebagai pengguna jalan, terutama bagi para siswa yang nantinya akan menginjak usia cukup untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
“Kehadiran duta lalu lintas dari kalangan pelajar SMA dan mahasiswa ini menciptakan chemistry yang baik dengan peserta, di mana para siswa dapat lebih terbuka dan melihat teladan yang lebih dekat dengan usia mereka,” katanya.
Metode ini diharapkan dapat meningkatkan daya serap materi dan memotivasi siswa untuk menjadi agen perubahan tertib lalu lintas di lingkungan mereka sendiri.
Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, SMPN 22 Depok tidak hanya memenuhi kewajiban kurikuler, tetapi juga membangun fondasi karakter yang kuat bagi siswanya. Sinergi antara SMPN 22 Depok, Satlantas Polres Metro Depok merupakan model yang patut diapresiasi dalam upaya kolektif menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan generasi muda.
Pada akhirnya, setiap upaya pendidikan lalu lintas adalah investasi untuk mewujudkan jalan raya yang lebih aman dan beradab bagi semua. (*)
