Jabaran.id,- Jakarta, Momentum Ramadan dan Idulfitri selalu identik dengan meningkatnya kebutuhan komunikasi. Aktivitas berbagi kabar dengan keluarga, menjaga silaturahmi, hingga bertransaksi digital cenderung melonjak signifikan. Menjawab kebutuhan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) memastikan kesiapan jaringan dan layanan digitalnya agar masyarakat di wilayah Jakarta Raya dapat menjalani Ramadan 1447 Hijriah dengan koneksi yang stabil dan aman.
Melalui kampanye #LebihBaikIndosat, perusahaan menegaskan komitmennya menghadirkan layanan telekomunikasi yang andal selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Wilayah yang menjadi fokus penguatan mencakup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Banten, hingga sejumlah kota di Jawa Barat yang secara historis mengalami lonjakan trafik data saat musim mudik dan libur panjang.
Sebagai operator yang memiliki basis pelanggan besar di kawasan urban dan suburban, Indosat melakukan penguatan jaringan di lebih dari 75 jalur mudik nasional serta ratusan titik strategis, termasuk pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, kawasan residensial, dan destinasi wisata.
Khusus di Circle Jakarta Raya, perusahaan mencatat potensi lonjakan trafik data tertinggi terjadi di wilayah penyangga (outer Jakarta) seperti Bogor, Tangerang, Sukabumi, dan Garut, dengan kenaikan trafik diperkirakan berada di kisaran 18 hingga 47 persen dibandingkan hari normal.
EVP-Head of Circle Jakarta Raya, Swandi Tjia, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas dan optimalisasi jaringan dilakukan secara terukur untuk menjaga kualitas layanan tetap prima.
“Circle Jakarta Raya mencatat kenaikan trafik data signifikan di wilayah outer Jakarta seperti Bogor, Tangerang, Sukabumi, dan Garut Jawa Barat dengan peningkatan 18 hingga 47 persen. Penguatan jaringan kami lakukan untuk memastikan pelanggan tetap lancar berkomunikasi selama Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.
Menurutnya, optimalisasi tersebut mencakup peningkatan kapasitas BTS, pemantauan trafik secara real-time, hingga kesiapan tim teknis siaga selama periode puncak arus mudik dan libur Lebaran. Langkah ini diambil agar pelanggan tetap dapat mengakses layanan pesan instan, panggilan video, media sosial, hingga layanan streaming tanpa gangguan berarti.
Tidak hanya fokus pada kecepatan dan stabilitas jaringan, Indosat juga menaruh perhatian pada aspek keamanan digital. Ramadan kerap menjadi momentum meningkatnya aktivitas digital masyarakat, termasuk transaksi daring dan komunikasi berbasis aplikasi, yang di sisi lain juga berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan siber.
Melalui brand IM3, perusahaan meluncurkan kampanye “IM3 SATSPAM+ Amankan Pejuang Ramadan” dengan menghadirkan fitur perlindungan tambahan terhadap spam dan penipuan digital. Fitur SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam Plus) diklaim mampu memberikan perlindungan secara real-time terhadap SMS mencurigakan, panggilan reguler, hingga panggilan berbasis aplikasi seperti WhatsApp Call.
Teknologi ini didukung sistem AIvolusi5G yang dirancang untuk mendeteksi pola komunikasi yang terindikasi sebagai penipuan. Seluruh pelanggan Paket Ramadan IM3 secara otomatis mendapatkan fitur perlindungan tersebut tanpa dikenakan biaya tambahan.
Adapun paket yang ditawarkan antara lain kuota 150GB untuk 28 hari seharga Rp150 ribu dan 300GB untuk 28 hari seharga Rp200 ribu. Pelanggan juga memperoleh tambahan 5.000 menit telepon dan SMS ke sesama pengguna IM3 dan Tri, serta akses gratis ke layanan streaming seperti Viu atau Vidio Ultimate Mobile. Paket tersedia melalui aplikasi myIM3, layanan WhatsApp resmi IM3, kode UMB *888#, outlet resmi, minimarket, hingga platform e-commerce.
Selain IM3, Indosat melalui brand Tri mengusung kampanye #PilihanBijak yang menyasar segmen generasi muda. Kampanye ini mendorong pelanggan untuk memanfaatkan internet secara lebih produktif dan bertanggung jawab selama Ramadan.
Tri menawarkan paket 65GB untuk 28 hari dengan harga Rp100 ribu, dilengkapi ekstra telepon dan SMS ke sesama pengguna Tri dan IM3, bonus akses Vidio Platinum, serta perlindungan digital berbasis sistem AI Anti Spam/Scam milik Tri. Informasi lengkap mengenai paket ini dapat diakses melalui aplikasi bima+ dan kanal resmi media sosial Tri.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya perusahaan meningkatkan literasi digital sekaligus memberikan rasa aman kepada pelanggan muda yang aktif berinteraksi di ruang digital.
Untuk mendukung kebutuhan internet rumah maupun mobilitas selama mudik, Indosat juga menghadirkan layanan HiFi Air. Perangkat ini dirancang fleksibel, dapat digunakan di rumah atau dibawa bepergian agar pelanggan tetap terhubung selama perjalanan.
HiFi Air tersedia dalam dua pilihan perangkat, yakni versi 4G seharga Rp399 ribu dengan kuota 50GB untuk 30 hari, serta versi 5G seharga Rp1.499.000 dengan kuota 75GB untuk 30 hari. Layanan ini didukung jaringan 4G dan AIvolusi5G serta layanan pelanggan 24 jam sehari dan tujuh hari sepekan. Produk dapat diperoleh di Gerai IM3, 3Store, maupun berbagai platform e-commerce.
Komitmen #LebihBaikIndosat tidak hanya diwujudkan melalui penguatan infrastruktur dan layanan digital, tetapi juga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk “Indosat Berkah Ramadan – Surau Berdaya”.
Program ini dilaksanakan di 19 titik di Indonesia, termasuk di wilayah Aceh yang terdampak bencana. Melalui inisiatif ini, perusahaan melakukan revitalisasi surau dan musala agar lebih nyaman digunakan, sekaligus menghidupkan kembali fungsinya sebagai pusat kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Swandi menegaskan bahwa kombinasi antara kesiapan jaringan, perlindungan digital, kampanye edukatif, dan kepedulian sosial menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menyambut Ramadan.
“Melalui penguatan jaringan, inovasi perlindungan digital, kampanye edukatif untuk generasi muda, hingga program Surau Berdaya, #LebihBaikIndosat menjadi wujud komitmen kami menghadirkan Ramadan yang lebih nyaman, lebih aman, dan lebih bermakna,” katanya.
Dengan pendekatan yang menyeluruh—mulai dari aspek teknis, keamanan digital, hingga kontribusi sosial—Indosat menargetkan pengalaman komunikasi pelanggan selama Ramadan dan Idulfitri tetap terjaga tanpa hambatan. Perusahaan meyakini, ketika koneksi kuat, perlindungan maksimal, dan kepedulian sosial berjalan beriringan, masyarakat dapat menjalani bulan suci dengan lebih tenang dan bermakna. (*)
