Jabaran.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat mengerahkan puluhan armada bus untuk mengangkut ribuan pemudik secara gratis dalam program “Balik Mudik Gratis” yang berlangsung selama enam hari, sejak tanggal 23 hingga 28 Maret 2026. Program ini digelar sebagai bentuk pelayanan dan perhatian kepolisian kepada masyarakat yang melakukan perjalanan kembali ke kota tujuan setelah merayakan Idulfitri 1447 Hijriah.
Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 38 unit bus dikerahkan dan telah mengangkut total 1.957 penumpang. Para pemudik diberangkatkan dari 13 titik strategis yang tersebar di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur, meliputi sejumlah terminal utama seperti Yogyakarta, Solo (Tirtonadi), Wonosobo, Madiun, hingga Pangandaran. Adapun kota tujuan akhir dari armada bus ini meliputi Bandung, DKI Jakarta, Bekasi, Bogor, dan Purwakarta.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, didampingi Kasubdit Gakkum Kompol Purwadi, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Menurutnya, program tersebut merupakan wujud kepedulian jajaran kepolisian untuk membantu masyarakat kembali ke kota tujuan dengan aman dan tanpa beban biaya.
“Program Balik Mudik Gratis ini merupakan wujud nyata kepedulian dan pelayanan Polri, khususnya jajaran Polda Jawa Barat, untuk membantu masyarakat kembali ke kota tujuan dengan aman, nyaman, dan tanpa beban biaya,” ujar Dirlantas Polda Jabar.
Selain untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, program ini juga dirancang sebagai langkah taktis dalam meningkatkan keselamatan di jalan raya. Dengan mengalihkan pemudik dari kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, ke angkutan bus yang terorganisir, kepolisian berupaya menekan volume kendaraan di jalur utama sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.
Untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas saat rombongan tiba di titik akhir, Ditlantas Polda Jabar melakukan koordinasi intensif dengan pengelola terminal, salah satunya Terminal Cicaheum Kota Bandung. Petugas kepolisian disiagakan di area pintu masuk dan keluar terminal untuk mengatur alur lalu lintas, sehingga proses penurunan penumpang tidak memicu kemacetan bagi pengguna jalan lainnya. Berdasarkan pantauan, stabilitas arus lalu lintas di sekitar area terminal tetap terjaga kondusif tanpa hambatan operasional yang berarti.
Dirlantas Polda Jabar menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah untuk memastikan keselamatan pemudik serta memberikan rasa aman selama perjalanan.
“Tujuannya bukan hanya mengurangi beban biaya perjalanan, tetapi juga memastikan pemudik selamat sampai tujuan dan merasa terayomi oleh kehadiran petugas. Kami ingin arus balik Lebaran 2026 ini berjalan lebih tertib dan humanis,” pungkasnya. (*)
