HomeNewsKasus Dugaan Kekerasan Seksual, Universitas Budi Luhur Tegaskan Zero Tolerance

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, Universitas Budi Luhur Tegaskan Zero Tolerance

Jabaran.idUniversitas Budi Luhur menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual, perundungan, serta intoleransi melalui penerapan prinsip zero tolerance.

Rektor Universitas Budi Luhur, Agus Setyo Budi, menyampaikan bahwa pihak kampus merespons serius setiap laporan yang masuk, termasuk dugaan kasus kekerasan seksual yang baru-baru ini mencuat.

“Atas nama pimpinan universitas, kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada korban atas situasi yang terjadi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril dan bersama-sama berada di sisi korban,” ujar Agus dalam konferensi pers di Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Budi Luhur, Jakarta Selatan, Rabu, 8 April 2026.

Universitas Budi Luhur memastikan bahwa setiap laporan ditindaklanjuti secara profesional melalui mekanisme yang berlaku.

- Advertisement -

Agus mengungkapkan, berdasarkan hasil investigasi dan pemeriksaan oleh Tim Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT), kampus telah mengambil langkah tegas, cepat, dan terstruktur.

“Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menonaktifkan dosen terkait melalui penerbitan Surat Keputusan Rektor Nomor: K/UBL/REK/000/006/02/26 tentang Pembebasan Tugas Bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, yang berlaku sejak 27 Februari 2026,” ungkap Agus.

Pihak universitas menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pembelajaran penting untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, guna memastikan terciptanya ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh civitas akademika.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan sistem pencegahan dan penanganan, serta menjaga kepercayaan publik dalam menciptakan lingkungan kampus yang berintegritas,” tambah Agus.

Universitas Budi Luhur juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dan mengajak seluruh elemen kampus untuk bersama-sama menjaga nilai-nilai keamanan, penghormatan, dan keadilan di lingkungan pendidikan.

“Kami berterimakasih atas segala dukungan yang diberikan dan tetap
mempercayakan penanganan hal ini kepada kami,” ucap Agus.

Agenda tersebut turut dihadiri Deputi Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Promosi Universitas Budi Luhur Arief Wibowo, Ketua SWYC – Satgas PPKPT Universitas Budi Luhur Chazizah Gusnita, Direktur Humas dan Kerja Sama Wenny Maya Arlena.

Hadir sebagai pendamping, namun tidak di hadapan media Kuasa Hukum Universitas Budi Luhur Joviardie Wahyu dan Budi Dharmadi.

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here