HomeNewsHari Buruh, Novi Anggriani: Jangan Ada Marsinah Lain di Negeri Ini

Hari Buruh, Novi Anggriani: Jangan Ada Marsinah Lain di Negeri Ini

Jabaran.id — Pemerhati perempuan dan anak asal Depok, Novi Anggriani menilai peringatan Hari Buruh seharusnya tidak hanya berfokus pada tuntutan ekonomi, tetapi juga refleksi terhadap perlindungan hak asasi manusia, khususnya bagi buruh perempuan.

Diketahui, pada 1 Mei kemarin diperingati sebagai Hari Buruh Internasional di berbagai daerah di Indonesia dengan semangat perjuangan hak-hak pekerja. Namun, di tengah euforia aksi dan tuntutan kesejahteraan, ingatan publik kembali tertuju pada kasus tragis Marsinah, simbol perlawanan buruh perempuan yang hingga kini belum menemukan keadilan tuntas.

Marsinah, seorang buruh pabrik di Sidoarjo, menjadi korban pembunuhan pada tahun 1993 setelah aktif memperjuangkan hak-hak pekerja. Kasusnya menjadi catatan kelam dalam sejarah ketenagakerjaan Indonesia, sekaligus pengingat bahwa perjuangan buruh kerap dibayar mahal.

“Kasus Marsinah bukan sekadar sejarah, tetapi luka yang belum sembuh. Ini menjadi simbol bahwa buruh perempuan berada dalam posisi yang sangat rentan, baik secara ekonomi maupun perlindungan hukum,” ujar Novi saat diwawancarai, Sabtu, 2 Mei 2026.

- Advertisement -

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak buruh perempuan yang menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan, mulai dari upah rendah, kekerasan di tempat kerja, hingga minimnya akses terhadap perlindungan hukum.

“Negara harus hadir lebih kuat. Jangan sampai kasus seperti Marsinah terulang dalam bentuk yang berbeda di era sekarang. Perlindungan terhadap buruh perempuan harus menjadi prioritas,” tegas Novi.

Novi yang kini berkarir di Boston Amerika Serikat itu menjelaskan, lebih dari tiga dekade berlalu, namun nama Marsinah tetap hidup dalam setiap seruan keadilan.

“Hari Buruh bukan hanya tentang Mau Day atau memperingatinya, tetapi juga tentang mengingat mereka yang telah berjuang dan menjadi korban demi hak-hak yang kini terus diperjuangkan,” jelas Novi.

Novi juga menekankan pentingnya edukasi dan kesadaran kolektif masyarakat dalam mendukung perjuangan buruh.

“Ayo generasi muda jangan sampai melupakan sejarah dan terus mengawal isu-isu ketenagakerjaan, dan jangan sampai ada Marsinah lain di negeri ini,” ucap Novi.

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here