HomeJabarDKP3 Depok Periksa 100 Lapak Hewan Kurban

DKP3 Depok Periksa 100 Lapak Hewan Kurban

Jabaran.id – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) bergerak cepat mengintensifkan pemeriksaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha. Sejak Senin, 18 Mei 2026, tim DKP3 gencar menyisir sekitar 100 lapak penjualan di seluruh wilayah Depok guna menjamin hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan sesuai syariat.

Kepala DKP3 Kota Depok, Dadan Rustandi, meninjau langsung salah satu lokasi di Lapak Lembu Mulyo Farm, Kecamatan Tapos, didampingi tim Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Provinsi Jawa Barat. Pemeriksaan ketat ini meliputi kondisi fisik, usia, hingga kesehatan umum hewan agar benar-benar memenuhi syarat kurban.

“DKP3 Depok melakukan pengecekan ke lapak-lapak hewan kurban yang sudah dimulai sejak hari Senin. Yang kita cek kesehatan dan kelayakan hewannya. Jangan sampai nanti ada hewan yang pincang atau dari gigi maupun umurnya belum layak,” ujar Dadan Rustandi dikutip Jumat, 22 Mei 2026.

Hewan kurban yang dinyatakan lolos pemeriksaan akan diberikan tanda atau identitas khusus. Dadan menjelaskan bahwa setelah dicek, tentunya ada penomoran untuk identitas hewan yang sudah diperiksa, sehingga aman untuk pelaksanaan kurban. Pengawasan ini pun akan berlanjut hingga proses penyembelihan di hari raya, bahkan DKP3 siap turun ke lokasi pemotongan jika masyarakat atau DKM membutuhkan bantuan pengecekan.

- Advertisement -

Dadan juga mengimbau warga Depok agar lebih selektif saat membeli hewan kurban dengan memprioritaskan lapak yang resmi terpantau. “Bagi masyarakat yang mau membeli hewan kurban, tanyakan apakah lapaknya sudah diperiksa. Kalau ada stikernya berarti hewan-hewannya sudah dicek kesehatannya, fisiknya, giginya dan lainnya,” pesannya.

Sementara itu, Tim Pemeriksa Hewan Kurban Kota Depok, Roro Ambarwati, mengonfirmasi bahwa sejauh ini petugas tidak menemukan adanya penyakit serius pada hewan kurban di wilayah Cilodong, Sukmajaya, dan Tapos. Meski begitu, petugas masih menemukan beberapa hewan yang belum siap jual karena faktor fisik dan usia.

“Kalau hasil pemeriksaan di wilayah Cilodong, Sukmajaya dan Tapos alhamdulillah tidak ada temuan penyakit. Paling temuan yang ada ketidaklayakan kurban saja, seperti belum cukup umur dan ada sapi, kambing atau domba yang agak kurus,” pungkas Roro.

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here