HomePendidikan119 Siswa Kelas VI SDN Sukatani 4 Angkatan ke-32 Dilepas dengan Kirab...

119 Siswa Kelas VI SDN Sukatani 4 Angkatan ke-32 Dilepas dengan Kirab Lengser

Jabaran.id – Suasana haru sekaligus syukur menyelimuti gelaran acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas VI SDN Sukatani 4 yang merupakan angkatan ke-32. Sebanyak 119 siswa resmi meninggalkan bangku sekolah dasar setelah mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai dengan prosesi kirab lengser, sebuah simbol estafet kepemimpinan dan tanggung jawab dari guru kepada siswa.

Ketua panitia pelepasan dan perpisahan siswa kelas VI SDN Sukatani 4, Indah Desprana Cipta, menjelaskan bahwa acara yang berlangsung khidmat tersebut tidak hanya berfokus pada seremoni perpisahan biasa.

SDN Sukatani 4 pelepasan siswa 2

“Tadi dimulai kirab lengser yang dibawakan oleh guru dan siswa. Lalu ada juga penampilan dari siswa kelas IV dan B. Ada yang menyanyi solo, hingga pembacaan puisi dalam tiga bahasa,” ujarnya.

- Advertisement -

Indah menambahkan bahwa momen ini menjadi penting sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan pendidikan selama enam tahun. Lebih dari sekadar perayaan, ia menyoroti tantangan terbesar yang akan dihadapi para lulusan.

“Semoga siswa dapat ke sekolah yang mereka inginkan, intinya adalah melanjutkan pendidikan. Jangan terputus,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa masa peralihan dari anak-anak menuju remaja merupakan fase krusial. Menurutnya, siswa kelas VI saat ini sedang memasuki proses pencarian jati diri. Ia pun menyampaikan fakta bahwa tanpa pendampingan yang tepat, banyak anak pada usia ini kehilangan arah dan motivasi belajar. Oleh karena itu, dukungan orang tua menjadi penentu utama apakah seorang anak akan terus bersekolah atau justru putus di tengah jalan.

SDN Sukatani 4 pelepasan siswa 3

“Karena siswa sekarang ini masa peralihan ke remaja, jadi dalam proses pencarian jati diri yang didampingi orang tua,” kata Indah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, memberikan apresiasi terhadap konsep acara yang dinilai efisien dan inklusif.

“Ini adalah sebuah acara pelepasan dan perpisahan yang sangat baik, di mana panitianya melibatkan semua warga sekolah untuk pengisi kegiatannya. Sehingga bisa jadi lebih efisien,” ujar Wahid.

Wahid menambahkan bahwa pelibatan seluruh elemen sekolah—mulai dari guru, siswa kelas bawah, hingga panitia—menciptakan rasa memiliki yang kuat. Menurutnya, model seperti ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menggelar acara serupa tanpa menguras biaya besar namun tetap bermakna. Ia juga menyampaikan fakta bahwa tingkat transisi siswa dari SD ke SMP di Kota Depok masih menyisakan angka putus sekolah karena faktor ekonomi dan kurangnya motivasi.

“Tentunya diharapkan siswa yang telah lulus dari jenjang pendidikan SD bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Intinya mereka harus terus bersekolah. Namun, untuk bisa mencapai hal tersebut harus ada juga dukungan dari orang tua, dan tentunya pendampingan,” pungkas Wahid. (*)

 

Urutan raihan tertinggi nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) SDN Sukatani 4 :

daftar peraih nilai TKA tertinggi SDN Sukatani 4

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here