HomeGameHasil Survei ke 5.000 Gamer Jepang, Mario Kalahkan Cloud dan Tifa

Hasil Survei ke 5.000 Gamer Jepang, Mario Kalahkan Cloud dan Tifa

Jabaran.id – Majalah gaming ternama Jepang, Famitsu, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-40 dengan menggelar survei berskala besar melibatkan lebih dari 5.000 responden. Survei yang mengusung nuansa nostalgia ini menjaring berbagai preferensi, mulai dari game paling berpengaruh dalam hidup pemain, karakter favorit, developer favorit, hingga game yang paling sering dimainkan. Hasilnya menghadirkan sejumlah kejutan menarik, terutama bagi penggemar franchise Final Fantasy.

Industri game Jepang memang memiliki sejarah panjang yang membentuk budaya pop global, mulai dari anime, manga, hingga video game legendaris yang dikenal di seluruh dunia. Famitsu, sebagai salah satu publikasi gaming tertua dan paling otoritatif di Jepang, mencoba memotret sentimen para pemain setia melalui survei ulang tahun ini.

Berikut daftar 10 seri game paling berpengaruh menurut responden Famitsu:

Final Fantasy
Dragon Quest
Pokémon
Mario
Persona
Monster Hunter
Tales
The Legend of Zelda
Metal Gear
Kingdom Hearts

- Advertisement -

Daftar tersebut menunjukkan dominasi genre RPG dan petualangan yang selama puluhan tahun menjadi identitas kuat industri game Jepang.

Namun, kejutan justru muncul ketika responden diminta memilih karakter favorit. Banyak yang mengira Cloud Strife atau Tifa Lockhart dari Final Fantasy akan menduduki posisi teratas, tetapi kenyataannya popularitas karakter-karakter tersebut masih kalah dibandingkan Mario.

Maskot Nintendo itu tetap menjadi ikon budaya pop Jepang yang paling dikenal lintas usia. Keberhasilan Mario mempertahankan popularitasnya menunjukkan betapa kuatnya pengaruh Nintendo dalam kehidupan gamer Jepang sejak era konsol klasik hingga modern.

Fakta menarik lainnya terungkap dari survei yang sama. Slime dari Dragon Quest justru memperoleh perhatian yang sangat besar dan bahkan mengungguli beberapa karakter terkenal dari franchise lain yang lebih modern.

Penjelasan tersebut menegaskan bahwa daya tarik karakter tidak selalu diukur dari kompleksitas desain atau kekuatan cerita, melainkan juga dari faktor nostalgia dan ikatan emosional jangka panjang.

Lebih lanjut, tim penyelenggara survei juga mengungkapkan bahwa Mario dinobatkan sebagai karakter paling ikonik karena mampu menjangkau lintas generasi. Seorang juru bicara Famitsu menyampaikan secara tertulis bahwa popularitas Mario tidak pernah surut sejak era 8-bit hingga era konsol modern, dan hal ini terbukti dari hasil survei yang melibatkan responden dari berbagai kelompok usia.

Fakta lain yang tak kalah menarik adalah bahwa karakter Cloud Strife dan Tifa Lockhart meskipun sangat populer di kalangan gamer dewasa, masih belum mampu menggeser posisi Mario yang universal.

Selain karakter dan franchise, Famitsu juga meminta responden memilih pengembang game favorit mereka. Hasilnya, Nintendo berhasil keluar sebagai studio pengembang paling disukai. Popularitas perusahaan tersebut didukung oleh berbagai franchise besar seperti Mario, Zelda, Animal Crossing, hingga Pokémon. Sementara itu, kreator favorit jatuh kepada Masahiro Sakurai, sosok yang dikenal sebagai pencipta Kirby sekaligus direktur seri Super Smash Bros. Pengaruh Sakurai dianggap sangat besar karena berhasil menciptakan beberapa game yang menjadi bagian penting dalam sejarah Nintendo. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here