Jabaran.id – Setelah lebih dari empat bulan posisi Kepala Sekolah SMPN 21 Depok diisi oleh Pelaksana Tugas (PlT), kini sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Krukut, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo tersebut resmi memiliki kepala sekolah definitif. Cucu Latifah Hidayati, yang sebelumnya merupakan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 2 Depok, resmi menjabat sebagai Kepala SMPN 21 Depok menggantikan posisi yang sebelumnya diemban oleh Sumarno sebagai PLT.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, menyampaikan harapannya agar dengan adanya penempatan kepala sekolah definitif ini, tidak ada lagi kekosongan posisi strategis di lingkungan sekolah. Menurutnya, perencanaan regenerasi kepemimpinan di setiap satuan pendidikan harus dipersiapkan dengan matang jauh sebelum masa jabatan kepala sekolah berakhir atau memasuki masa pensiun.

“Kami berharap tidak ada PLT lagi ke depannya. Sebelum habis masa pensiun atau periodisasi jabatan, sudah ada persiapan matang tentang siapa yang akan menempati posisi tersebut. Segala informasi dan pengembangan diri bagi para pendidik bisa terinspirasi dari berbagai hal, termasuk dari pola kepemimpinan yang diterapkan di sekolah-sekolah lain,” ujar Wahid Suryono saat ditemui di kantornya, beberapa waktu lalu.
Wahid Suryono juga menjelaskan bahwa hingga saat ini masih terdapat dua sekolah di Kota Depok yang masih menempati fasilitas bersama atau menumpang, yaitu SMPN 28 dan SMPN 31 Depok. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi Dinas Pendidikan untuk terus mencari solusi terbaik agar setiap sekolah memiliki fasilitas yang memadai dan mandiri.
Sementara itu, dengan telah ditetapkannya Cucu Latifah sebagai Kepala SMPN 21 Depok, maka Sumarno yang sebelumnya menjabat sebagai PLT kini dapat kembali fokus menjalankan tugasnya sebagai Kepala SMPN 2 Depok. Wahid Suryono berharap agar seluruh guru dan tenaga kependidikan di SMPN 21 Depok dapat menjalin kerjasama yang harmonis dengan kepala sekolah yang baru agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal.
“Semoga seluruh guru di SMPN 21 Depok bisa bekerja sama dengan baik bersama kepala sekolah yang baru. Dengan adanya sinergi yang kuat, saya optimis SMPN 21 Depok bisa menjadi lebih baik lagi ke depannya, baik dari segi akademik maupun pembangunan karakter siswa,” tambah Wahid Suryono.
Sumarno, yang kini kembali memimpin SMPN 2 Depok, mengungkapkan bahwa selama kurang lebih empat bulan dirinya menjabat sebagai PLT di SMPN 21 Depok, ia melihat sejumlah potensi positif yang dimiliki oleh sekolah tersebut. Salah satu yang paling menonjol adalah kekompakan yang telah terjalin dengan baik di antara seluruh elemen sekolah.
“SMPN 21 Depok memiliki kekompakan yang sudah baik. Lalu dari sisi kebersihan, saya nilai juga sudah sangat baik di sekolah ini. Kekompakan itu terjalin antara pihak sekolah, para siswa, dan juga orang tua siswa yang selalu mendukung setiap program yang dijalankan,” kata Sumarno.
Ia berharap agar kondisi yang sudah baik tersebut dapat terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan oleh kepemimpinan baru. Menurutnya, kerjasama yang harmonis antara seluruh pemangku kepentingan di sekolah merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.
“Saya berharap SMPN 21 Depok ke depannya bisa menjadi tempat pendidikan yang layak dan mewah, dalam arti memiliki kualitas pendidikan yang istimewa serta fasilitas yang mendukung proses belajar mengajar secara optimal,” ujar Sumarno.
Sebagai informasi tambahan, fasilitas pendidikan yang layak dan memadai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan nyaman berkontribusi signifikan terhadap konsentrasi belajar siswa serta kinerja guru dalam menyampaikan materi pelajaran.
Sementara itu, Kepala SMPN 21 Depok yang baru, Cucu Latifah Hidayati, menyatakan komitmennya untuk terus melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus mengembangkan inovasi baru di sekolah yang kini dipimpinnya. Ia mengakui bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan, namun ia optimis dengan dukungan dari seluruh komponen sekolah.
“Ke depannya, saya akan terus berkomitmen untuk mewujudkan visi dan misi SMPN 21 Depok yang telah ditetapkan. Saya selalu mendapatkan dukungan yang luar biasa dari para guru-guru di sini untuk mewujudkan semua itu. Sinergi dan kolaborasi adalah kunci utama dalam memajukan sekolah,” ungkap Cucu Latifah Hidayati. (*)
