HomePolitikPDI Perjuangan Depok Gelar Stand Up Garis Merah: Kritik Lewat Komedi di...

PDI Perjuangan Depok Gelar Stand Up Garis Merah: Kritik Lewat Komedi di Bulan Bung Karno

Jabaran.id – DPC PDI Perjuangan Depok sukses menyelenggarakan kompetisi komedi tunggal bertajuk Stand Up Garis Merah di Kota Depok pada Minggu malam, 21 Juni 2026. Acara yang digelar dalam rangka memperingati rangkaian Bulan Bung Karno ini menjadi ruang bagi puluhan komika dari wilayah Depok dan Jabodetabek untuk menyampaikan aspirasi serta kritik sosial secara kreatif.

Meski sempat diguyur hujan, antusiasme peserta dan penonton yang memadati lokasi acara tetap tinggi hingga akhir. Kemeriahan acara ini juga semakin bertambah dengan kehadiran Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Komisi X, Denny Cagur, yang hadir memberikan dukungan langsung terhadap ruang kreativitas pemuda tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hj. Yuni Indriany menyatakan bahwa acara ini sengaja dirancang untuk memberikan wadah yang sehat bagi masyarakat dalam menyampaikan pandangan dan keresahan sosial.

Suasana saat DPC PDI Perjuangan Depok Gelar Stand Up Garis Merah di Kota Depok yang turut dihadiri Deni Cagur pada Minggu malam, 21 Juni 2026. Foto : Istimewa

Menurutnya, komedi tunggal merupakan medium yang efektif karena mampu menyampaikan pesan-pesan penting dengan cara ringan dan mudah diterima.

- Advertisement -

“Kami ingin memberikan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan unek-unek, aspirasi, maupun kritik melalui komedi. Kritik yang disampaikan dengan cara seperti ini justru bisa menjadi masukan yang baik untuk membangun Kota Depok ke arah yang lebih baik,” ujar Hj. Yuni usai acara.

Hj. Yuni juga menekankan pentingnya bagi para pemangku kebijakan untuk bersikap terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Kehadiran ruang aktualisasi seperti ini diharapkan dapat membangun kedekatan yang lebih cair antara warga dan para pemimpin tanpa adanya sekat pembatas.

“Pemerintah tidak boleh baper terhadap kritik. Justru kritik yang disampaikan secara santun dan kreatif dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan dan kebijakan yang ada,” tambahnya.

Pada momentum Bulan Bung Karno ini, Hj. Yuni mengajak generasi muda senantiasa merawat ingatan sejarah, mengingat bulan Juni merupakan momen penting lahirnya Pancasila serta lahir dan wafatnya Bung Karno.

“Nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ucap Hj. Yuni.

Para pemenang Stand Up Garis Merah yang diselenggarakan DPC PDI Perjuangan Depok pada Minggu malam, 21 Juni 2026. Foto : Istimewa

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Depok, Imam Turidi, menjelaskan bahwa kompetisi ini merupakan respons nyata terhadap aspirasi komunitas komika di Depok yang membutuhkan panggung bertalenta.

Ia menilai penyampaian kritik dengan gaya jenaka dapat menyegarkan mental sekaligus memberikan edukasi yang positif kepada publik.

“Salah satu wadah dan sarana juga buat menyampaikan kritik kepada pejabat dengan gaya yang jenaka namun tetap punya poin bagus. Kita saja yang sudah bukan milenial pulang acara jadi lebih fresh,” kata pria yang akrab disapa IT tersebut.

Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Anggayuda Prabu Mesta, menambahkan bahwa tingginya minat peserta menunjukkan ruang ekspresi seperti ini sangat dinantikan oleh generasi muda. Tercatat ada sekitar 30 komika yang berhasil tampil setelah melalui proses kurasi ketat dari panitia.

“Animonya luar biasa. Ini menunjukkan bahwa banyak anak muda membutuhkan ruang untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan pandangannya terhadap berbagai persoalan di masyarakat,” jelas Angga.

Dalam kesempatan yang sama, Angga mengaitkan esensi kegiatan ini dengan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh Proklamator Republik Indonesia.

“Kalau dulu Bung Karno menyampaikan aspirasi melalui pidato dan orasi, hari ini banyak anak muda menyampaikannya melalui komedi. Medianya berbeda, tetapi semangatnya sama, yaitu menyuarakan kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa,” pungkas Angga.

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here