Jabaran.id – Ruang kreasi yang dibuka DPC PDI Perjuangan Depok berhasil membongkar potensi besar tersembunyi dari para pegiat seni religi lokal lewat Parade Hadroh dan Marawis tingkat Kota yang digelar di Balai Rakyat Kecamatan Beji, Kota Depok pada Minggu, 27 Juni 2026.
Seperti yang disampaikan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Imam Turidi, ia mengaku takjub melihat totalitas dan potensi luar biasa yang ditunjukkan para peserta dari berbagai wilayah di Kota Depok tersebut.
“Syair-syair yang ditampilkan dan skill mereka memainkan alat musik ini luar biasa. Suasana kemeriahan para peserta di luar ekspektasi saya, antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” kata Imam Turidi dengan nada kagum di lokasi acara.
Pria yang akrab disapa IT ini mengungkapkan, parade dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno ini sengaja diinisiasi untuk memberikan panggung apresiasi yang selama ini dinantikan oleh para pelaku seni marawis. Bahkan karena keterbatasan kuota, masih banyak tim hadroh di Kota Depok yang belum sempat terakomodasi untuk tampil pada kesempatan kali ini.
“Masih ada 11 tim ini yang masih waiting list, mereka tanya bisa tampil atau enggak. Tapi memang keterbatasan tempat dan waktu yang kita miliki saat ini ya, jadi hanya 22 tim yang tampil,” papar IT.
Melihat bakat-bakat besar yang tumbuh subur di masyarakat secara mandiri, IT yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Depok menegaskan pentingnya intervensi kebijakan dan dukungan anggaran yang nyata dari pihak eksekutif untuk masa depan seni budaya ini.
“Mereka improvisasi sendiri dengan antusias semangatnya. Ini membuktikan Pemerintah Kota Depok harus juga mempunyai perhatian. Sebagai wakil rakyat, saya pasti mensupport dan mendorong Pemkot menggelar festival se-Kota Depok yang lebih besar dan meriah,” pungkas Imam Turidi.
Diketahui Parade Hadroh dan Marawis tingkat Kota yang digelar PDI Perjuangan Depok berlangsung sangat semarak, membuktikan tingginya minat dan bakat masyarakat Depok terhadap kebudayaan Islami.
