HomePendidikanMerah Putih SMPN 16 Depok Hadirkan Karnaval dan Yel-Yel dalam Semarak HUT...

Merah Putih SMPN 16 Depok Hadirkan Karnaval dan Yel-Yel dalam Semarak HUT ke-81 RI

Jabaran.id – Suasana kemerdekaan terasa begitu hidup di lingkungan SMPN 16 Depok pada 18 dan 19 Agustus 2026. Tahun ini SMPN 16 Depok selama dua hari ini diadakan berbagai perlombaan untuk siswa dan juga guru untuk mengekspresikan kreativitas dan nasionalisme melalui berbagai perlombaan yang dikemas secara unik.

Ketua Panitia Perayaan Kemerdekaan Indonesia di SMPN 16 Depok, Arum Wulansari, menyampaikan penyelenggaraan kali ini sengaja dirancang lebih meriah dan inklusif dengan menghadirkan lomba karnaval dan yel-yel yang melibatkan seluruh siswa secara berkelompok. Arum menjelaskan bahwa konsep karnaval dipilih untuk membangkitkan semangat kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini.

SMPN 16 Depok adakan lomba kemerdekaan 4

“Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMPN 16 Depok diadakan dua hari, yakni 18 dan 19 Agustus 2026. Dimana dalam kegiatan ini ada yang berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana tahun ini diadakan lomba karnaval dan yel-yel yang pesertanya adalah per kelas, dimana tahun lalu lomba ini tidak diadakan,” ujar Arum Wulansari.

- Advertisement -

Lebih lanjut, dalam lomba karnaval, setiap kelas diwajibkan mengenakan atribut khas merah putih dengan tema berbeda-beda yang telah ditentukan masing-masing kelompok. Mereka berkeliling lingkungan sekolah sambil meneriakkan yel-yel yang menggugah semangat. Arum menambahkan bahwa lomba ini tidak hanya dinilai dari sisi estetika kostum, tetapi juga kekompakan dan kreativitas dalam menyampaikan pesan kemerdekaan melalui yel-yel.

“Siswa berkeliling lingkungan sekolah dengan menggunakan atribut merah putih dan tema masing-masing tiap kelas,” tambahnya menjelaskan mekanisme perlombaan.

SMPN 16 Depok adakan lomba kemerdekaan 1

Selain karnaval dan yel-yel, panitia juga menggelar serangkaian lomba tradisional yang tak kalah seru untuk siswa. Arum merinci bahwa ada tiga cabang perlombaan utama yang diikuti oleh perwakilan siswa dari setiap tingkatan kelas, mulai dari Kelas VII, VIII, hingga IX. Lomba-lomba tersebut antara lain memasukkan paku ke dalam botol, paduan suara, serta lomba makan kerupuk.

“Selain itu, ada juga lomba lainnya untuk siswa, yakni ada memasukan paku ke botol, paduan suara, makan kerupuk. Lomba tersebut diperuntukan ke seluruh siswa perwakilan dari tiap kelas, dari kelas VII, VIII, dan IX. Dari tiap mata lomba dipilih juara 1 sampai 3,” jelas Arum Wulansari.

SMPN 16 Depok adakan lomba kemerdekaan 2

Yang membuat perayaan tahun ini semakin istimewa adalah adanya keterlibatan penuh para guru dalam kompetisi khusus. Arum menyebutkan bahwa panitia sengaja merancang lomba untuk guru. Untuk guru laki-laki, digelar pertandingan futsal. Sementara itu, untuk guru perempuan, diadakan lomba memasak nasi goreng yang diikuti oleh tujuh kelompok. Setiap kelompok dalam lomba memasak tersebut terdiri dari empat orang guru perempuan yang harus berkolaborasi menciptakan hidangan terbaik.

“Tidak hanya untuk siswa saja, tetapi ada juga lomba untuk guru-guru. Diantaranya ada futsal guru laki-laki, sedangkan untuk guru yang perempuan diadakan lomba memasak nasi goreng yang terdiri dari tujuh kelompok guru, dimana tiap kelompoknya ada empat guru perempuan,” papar Arum.

SMPN 16 Depok adakan lomba kemerdekaan 5

Lebih jauh, Arum juga menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tidak mungkin terwujud tanpa kerja keras para siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK). Selain itu, ada juga dukungan dari Komite SMPN 16 Depok untuk kegiatan karnavalnya. Mereka terlibat aktif mulai dari tahap perencanaan, persiapan teknis lapangan, hingga pengawasan jalannya lomba. Arum menambahkan bahwa pengalaman ini memberikan pelajaran berharga bagi siswa tentang manajemen event dan tanggung jawab organisasi, yang merupakan bekal penting untuk kehidupan bermasyarakat kelak.

“Kegiatan ini melibatkan siswa yang tergabung dalam OSIS dan MPK dalam pelaksanaannya,” pungkas Arum Wulansari. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here