Jabaran.id – SMPN 18 Depok menggelar silaturahmi antara pengurus Komite Sekolah, Koordinator Kelas (Korlas), dan jajaran guru yang berlangsung di Masjid Al Amanah yang berada di Kawasan SMPN 18 Depok. Bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan tasyakuran hari lahir Kepala SMPN 18 Depok, acara yang mengusung tema “Sinergi Bersama Demi Kemajuan Sekolah” ini berhasil menciptakan ruang dialog yang konstruktif serta membakar semangat kolektif untuk membawa institusi pendidikan ini melesat lebih maju.
Ketua Komite, Ainun Jariah Syabri menegaskan bahwa hubungan harmonis antara orang tua dan pihak sekolah bukan sekadar pelengkap, melainkan tulang punggung keberhasilan pendidikan karakter siswa.

Komunikasi yang terbangun dengan intens, mustahil bagi sebuah sekolah untuk merumuskan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan siswa. Ainun menilai, peran komite bukan hanya sebagai pengawas eksternal, melainkan sebagai mitra strategis yang siap bergotong royong dengan guru dan tenaga kependidikan. Lebih jauh, ia menekankan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menyamakan frekuensi, terutama dalam menghadapi dinamika kurikulum dan kebutuhan siswa yang terus berkembang di era digital.
Menurutnya, interaksi yang hangat dan saling percaya antara korlas dan komite akan mempermudah identifikasi masalah di tingkat kelas, mulai dari isu kedisiplinan hingga dukungan fasilitas belajar. Ketika komunikasi berjalan baik, maka setiap tantangan bisa diatasi secara kolektif.

“Komunikasi yang baik adalah fondasi utama dari kebersamaan. Tanpa adanya komunikasi yang terjalin erat, kita bagaikan berjalan sendiri-sendiri tanpa arah yang jelas. Mari kita jaga dan rawat komunikasi ini sebagai investasi jangka panjang, agar semua program sekolah dapat berjalan dengan sukses dan memberikan dampak positif bagi anak-anak kita,” ujar Ainun Jariah Syabri.
Selain menyoroti pentingnya silaturahmi, Ketua Komite juga berbagi beberapa fakta menarik terkait partisipasi aktif orang tua. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan pengalaman di tahun ajaran sebelumnya, kelas-kelas yang memiliki tingkat komunikasi intens antara wali murid (Korlas) dan komite cenderung menunjukkan partisipasi yang lebih tinggi dalam kegiatan pengembangan bakat dan minat siswa, seperti pentas seni dan lomba sains. Hal ini membuktikan bahwa kolaborasi yang solid secara langsung berkorelasi dengan peningkatan prestasi non-akademik. Ia juga mengingatkan bahwa program-program komite ke depan dirancang tidak hanya untuk sarana fisik, tetapi juga untuk penguatan mental dan spiritual siswa, termasuk melalui kegiatan keagamaan dan bakti sosial.

Sementara itu, Kepala SMPN 18 Depok, Wahyu Hidayat memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap semangat sinergisitas yang ditunjukkan oleh seluruh elemen sekolah. Ia menilai bahwa kolaborasi antara komite, korlas, dan pihak sekolah merupakan energi positif yang mampu menggerakkan roda pendidikan di tengah tantangan zaman.
Wahyu Hidayat menyatakan bahwa peran komite sangat krusial dalam menjembatani kepentingan sekolah dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa sekolah tidak mungkin berjalan sendiri tanpa dukungan penuh dari orang tua. Kehadiran komite, menurutnya, adalah bentuk nyata dari pengawasan dan dukungan moral yang membuat para pendidik merasa diperhatikan dan termotivasi. Ia juga melihat bahwa kegiatan bersama ini mampu mencairkan sekat-sekat formalitas, sehingga lahirlah solusi-solusi kreatif dari diskusi informal di sela-sela acara. Beliau percaya, ketika semua pihak memiliki tujuan yang sama, maka hambatan sekecil apapun dapat diatasi secara bersama.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya sinergi ini dalam menyukseskan program prioritas sekolah, terutama dalam peningkatan kualitas pembelajaran. Kepala sekolah mengungkapkan bahwa kolaborasi yang solid telah terbukti mampu mempercepat realisasi berbagai program, mulai dari perbaikan sarana prasarana hingga pengembangan ekstrakurikuler unggulan. Ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta hari ini tidak hanya berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi budaya kerja yang melekat. Menurutnya, komunikasi yang terbuka adalah jalan untuk menciptakan inovasi, karena setiap masukan dari orang tua sangat berharga bagi perbaikan mutu pendidikan.

“Sinergi yang kita bangun hari ini adalah investasi berharga untuk masa depan sekolah. Saya sangat mengapresiasi semangat kebersamaan yang luar biasa dari komite, korlas, dan seluruh pihak sekolah. Ingat, komunikasi yang baik adalah kunci kesuksesan terselenggaranya program-program sekolah. Dengan komunikasi yang terbuka, semua pihak dapat saling mendukung dan bekerja sama untuk kepentingan peserta didik,” tegas Wahyu Hidayat.
Sesuai dengan agenda, acara sambutan yang sempat diwarnai haru karena kejutan perayaan Hari Ulang Tahun Kepala SMPN 18 Depok, Wahyu Hidayat.
Setelah sesi formal usai, geliat acara berlanjut ke arena lomba yang tak kalah seru, yaitu lomba tumpeng jajanan pasar antar angkatan dan berbagai games interaktif. Ajang kreativitas dan kekompakan ini berhasil dimenangkan oleh korlas IX sebagai juara pertama, diikuti korlas VII sebagai juara kedua, dan korlas VIII sebagai juara ketiga. (*)
