Jabaran.id– Wakil Ketua DPRD Depok, Hj. Yuni Indriany mengajak masyarakat untuk bela dan beli produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal, sehingga UMKM naik kelas dan berdaya secara ekonomi.
Hal tersebut disampaikan langsung politikus PDI Perjuangan saat menghadiri Cipayung Expo 2026 dengan tema Jualan UMKM Sama-Sama (JUSS) di Kecamatan Cipayung, Sabtu, 5 September 2026.
“Saya sangat mengapresiasi agenda Kecamatan JUSS ini karena menjadi wadah yang sangat strategis bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan produk-produk unggulan mereka, khususnya di wilayah Kecamatan Cipayung,” ujar Hj. Yuni Indriany.
Agar dapat menarik minat pengunjung lebih luas, para peserta stan tidak hanya dituntut untuk sekadar menjual barang dagangan, melainkan juga harus terus beradaptasi dengan perkembangan strategi pemasaran.
“Selain memasarkan produk, para pelaku usaha juga dituntut untuk selalu kreatif dan inovatif dalam mempromosikan produk yang dijajakan di stan, apalagi ada penilaian khusus untuk lomba stan terbaik,” tambahnya.
Hj. Yuni Indriany yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Depok ini menegaskan pentingnya keberadaan UMKM dalam menjaga stabilitas finansial daerah maupun nasional.
“UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional, dan terbukti sangat tangguh karena dapat bertahan dari hempasan krisis moneter hingga pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu,” tegasnya.
Melihat peran sentral tersebut, dewan dari daerah pemilihan Sawangan, Bojongsari dan Cipayung ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan dukungan nyata terhadap keberlangsungan usaha warga sekitar.
“Untuk itu, masyarakat harus gerakan bela dan beli produk UMKM lokal agar mereka dapat lebih berdaya, sehingga tidak hanya tingkat ekonomi mereka saja yang tumbuh, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar,” jelasnya.
Dari sisi legislatif, Hj. Yuni melanjutkan, penguatan sektor UMKM terus diwujudkan melalui perumusan aturan yang memihak para pengusaha kecil.
“Kami dari jajaran legislatif terus berupaya menyusun regulasi serta kebijakan strategis untuk mewujudkan UMKM Depok naik kelas,” paparnya.
Guna melengkapi dukungan kebijakan tersebut juga perlu adanya sinergi dari sektor keuangan dan kemudahan administratif agar para pelaku usaha tidak terbebani aturan yang rumit.
“Selain dukungan regulasi, dukungan dari sektor perbankan dan kemudahan perizinan pun harus dipangkas serta dipermudah, baik dari sisi birokrasi maupun persyaratan pengajuannya,” pungkas Hj. Yuni Indriany.
