Jabaran.id,- Depok, Wali Kota Depok Supian Suri bersama istri, Siti Barkah Hasanah, menyaksikan lebih awal film drama romantis Ibadah & Cinta dalam acara special screening di Margo City XXI Depok, pada Kamis (16/9).
Seusai pemutaran, Supian memberikan apresiasi terhadap film produksi Sinemata Buana Kreasindo tersebut. Menurutnya, Ibadah & Cinta tidak hanya menghadirkan kisah romantis, tetapi juga membawa pesan mengenai cinta, keluarga, serta perjalanan seseorang dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
“Filmnya bagus banget, nilainya dalam,” kata Supian seusai menyaksikan film Ibadah & Cinta. Supian menilai salah satu hal yang menarik dari film tersebut adalah perjalanan karakter dalam menghadapi kehilangan dan berbagai persoalan kehidupan. Namun, ia memilih tidak mengungkapkan lebih jauh mengenai jalan cerita agar tidak membocorkan alur film kepada masyarakat yang belum menyaksikannya. Usai menyaksikan film tersebut, Supian juga mengajak masyarakat Depok untuk turut menonton Ibadah & Cinta ketika resmi tayang di bioskop.

Film yang disutradarai Jastis Arimba dan ditulis oleh Ifan Adriansyah Ismail itu dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.
Ibadah & Cinta mengangkat perjalanan Rico (Achmad Megantara), seorang pemuda asal Australia yang hidup tanpa arah di Melbourne. Kehidupan Rico berubah ketika ia jatuh cinta kepada Santun (Indah Permatasari), putri Kyai Umar (Mathias Muchus) sekaligus ustadzah muda yang hidup dekat dengan tradisi pesantren. Pertemuan dengan Santun membuat Rico mulai belajar salat dan secara perlahan menemukan kembali imannya. Namun, perjalanan cinta keduanya tidak berlangsung mudah.
Hubungan Rico dan Santun harus menghadapi tekanan keluarga, lingkungan kampung, perbedaan latar belakang, serta nilai dan tradisi yang menjadi bagian penting dalam kehidupan Santun. Berbagai persoalan tersebut kemudian membawa keduanya pada pilihan-pilihan yang tidak sederhana. Cinta yang mereka jalani harus berhadapan dengan keadaan sekaligus keyakinan yang mereka pegang.
Meski mengusung genre drama dan romance, Ibadah & Cinta tidak hanya berfokus pada hubungan antara Rico dan Santun. Film ini juga menghadirkan cerita mengenai keluarga dan hubungan antargenerasi. Kasih sayang keluarga digambarkan melalui perhatian, nasihat, pengorbanan, serta kehadiran yang terkadang tidak selalu disampaikan melalui kata-kata. Hubungan anak dan orang tua menjadi salah satu bagian yang turut membentuk perjalanan karakter dalam film.
Sutradara Jastis Arimba mengatakan, film ini diharapkan dapat membuat penonton tidak hanya mengikuti kisah percintaan para karakter, tetapi juga melihat bagaimana keluarga dan hubungan antara anak dengan orang tua dapat memengaruhi perjalanan seseorang.
“Kami ingin penonton tidak hanya melihat Ibadah & Cinta sebagai sebuah cerita tentang hubungan antara dua orang, tetapi juga melihat bagaimana keluarga, terutama hubungan anak dan orang tua, ikut membentuk perjalanan seseorang,” ujar Jastis.
Menurutnya, berbagai hal sederhana dalam hubungan keluarga terkadang baru terasa nilainya ketika seseorang telah mengalami perjalanan hidupnya sendiri.
Executive Producer Budi Yulianto mengatakan Ibadah & Cinta berusaha menghadirkan cerita yang dekat dengan pengalaman banyak orang, terutama mengenai cinta, keluarga dan pilihan hidup.
“Kami percaya setiap orang memiliki pengalaman sendiri tentang cinta, keluarga dan bagaimana menjalani sebuah pilihan. Melalui Film Ibadah & Cinta, kami ingin menghadirkan cerita yang bisa dinikmati sebagai film, tetapi juga memberikan ruang bagi penonton untuk melihat kembali hubungan mereka dengan orang-orang yang mereka sayangi,” ujar Budi Yulianto.
Sementara itu, Producer Arismuda Irawan mengatakan kekuatan cerita juga dibangun melalui hubungan antarkarakter. “Kami ingin Ibadah & Cinta menjadi film yang punya kedekatan emosional dengan penonton. Bukan hanya tentang bagaimana seseorang menemukan atau mempertahankan cinta, tetapi juga tentang keluarga, kepercayaan, dan bagaimana kita belajar menerima sesuatu yang tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginan kita,” kata Arismuda.
Ibadah & Cinta diproduksi oleh Sinemata Buana Kreasindo, dengan Jastis Arimba sebagai sutradara dan Ifan Adriansyah Ismail sebagai penulis.
Film ini dibintangi Achmad Megantara, Indah Permatasari, Mathias Muchus, Elma Theana, Adhin Abdul Hakim, Berlliana Lovell, Sita Permatasari, Didi Hasyim, Erwin Rakiman, Irene Librawati, Jamie Aditya, dan Stevan Rizky.
Achmad Megantara berperan sebagai Rico, sedangkan Indah Permatasari memerankan Santun. Mathias Muchus berperan sebagai Kyai Umar, ayah Santun.
Film Ibadah & Cinta berdurasi 116 menit dengan klasifikasi Remaja. Film tersebut akan tayang serentak di seluruh Indonesia mulai 24 September 2026. Masyarakat dapat menyaksikannya di jaringan XXI, CGV, Cinepolis, serta jaringan bioskop lainnya.
Melalui kisah Rico dan Santun, Ibadah & Cinta membawa penonton pada perjalanan mengenai cinta, keluarga, keimanan, kehilangan, serta pilihan hidup yang tidak selalu mudah.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh perjalanan para karakter dalam menghadapi berbagai persoalan tersebut, film Ibadah & Cinta dapat disaksikan di bioskop mulai 24 September 2026. Informasi terbaru mengenai film dapat diikuti melalui akun media sosial resmi @ibadahdancinta.film. (*)

