Jabaran.id — Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional Tahun 2026, SMPN 22 Depok menggelar kegiatan bertema “Bangtik – Bangga Berbatik” pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Kepala SMPN 22 Depok, Titik Sunarsih mengatakan, jegiatan yang diikuti oleh seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX yang berjumlah 936 murid ini, menjadi momentum bagi warga sekolah untuk mengenal, menghargai, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembiasaan Salat Duha, kemudian dilanjutkan dengan fashion show batik yang melibatkan perwakilan murid dari setiap kelas.
“Para murid menampilkan kreativitas dalam memadukan busana batik dengan tetap memperhatikan kerapian, kesopanan, dan karakter pelajar,” ucap Titik Sunarsih.
Menariknya, kegiatan fashion show tidak hanya menjadi ajang tampil di depan teman-teman, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan diri, kreativitas, keberanian, dan apresiasi terhadap budaya bangsa.
“Selain fashion show, kegiatan juga dilanjutkan dengan kegiatan kokurikuler yang dirancang untuk mendukung pembelajaran dan penguatan karakter murid,” jelasnya.

Titik Sunarsih mengatakan, melalui peringatan Hari Batik Nasional ini, SMPN 22 Depok berharap para siswa tidak hanya mengenakan batik, tetapi juga memahami nilai yang terkandung di dalamnya sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya Indonesia.
“Melalui tema Bangtik – Bangga Berbatik, kami ingin menanamkan kepada murid bahwa mencintai budaya Indonesia dapat dimulai dari hal sederhana, salah satunya dengan mengenal, menggunakan, dan bangga mengenakan batik,” ucap Titik Sunarsih. (*)


