Jabaran.id – SMPN 21 Depok menggelar acara puncak kegiatan Bulan Bahasa yang menjadi rangkaian akhir dari serangkaian perlombaan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Acara puncak tersebut menjadi ajang final bagi dua dari lima mata lomba yang digelar, yakni cipta dan baca puisi serta menyanyi solo. Selain itu, di acara puncak juga diselenggarakan lomba cerdas cermat sebagai salah satu cabang yang dinantikan.
Ketua Panitia Bulan Bahasa SMPN 21 Depok, Cici Maulani, menjelaskan bahwa dua mata lomba lainnya, yakni poster digital dan penulisan esai berbahasa Inggris, telah digelar sebelum acara puncak berlangsung.

“Di acara puncak tersebut dua dari lima mata lomba yang digelar, yakni cipta dan baca puisi serta menyanyi solo menjadi ajang babak final. Selain itu di acara puncak juga diselenggarakan lomba cerdas cermat,” ujar Cici Maulani.
Cici Maulani menambahkan bahwa acara puncak tidak hanya diisi dengan perlombaan, tetapi juga dimeriahkan oleh penampilan potensi dan bakat siswa. Berbagai pertunjukan ditampilkan, mulai dari tarian tradisional, menyanyi, teater, hingga beragam kreasi seni lainnya.
“Total ada 26 penampilan siswa di acara puncak tersebut,” kata Cici Maulani.
Menurut Cici Maulani, banyaknya penampilan siswa dalam acara puncak menunjukkan besarnya antusiasme dan keterlibatan peserta didik dalam kegiatan Bulan Bahasa. Setiap penampilan dipersiapkan dengan sungguh-sungguh oleh para siswa, sehingga acara berlangsung meriah dan memberikan ruang bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan di bidang seni dan budaya.
“Ada yang menampilkan tarian tradisional, menyanyi, teater, dan lain-lainnya,” tuturnya.
Kepala SMPN 21 Depok, Cucu Latifah, menyatakan bahwa kegiatan Bulan Bahasa ini diposisikan sebagai pemetaan awal untuk menjaring bibit-bibit berbakat yang siap dibina lebih lanjut. Menurutnya, para siswa yang berpotensi akan dipersiapkan guna mewakili SMPN 21 Depok dalam berbagai ajang kejuaraan literasi, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional.
“Kegiatan ini diposisikan sebagai pemetaan awal untuk menjaring bibit-bibit berbakat yang siap dibina lebih lanjut guna mewakili SMPN 21 Depok dalam berbagai ajang kejuaraan literasi, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional,” jelas Cucu Latifah.
Cucu Latifah menegaskan bahwa kegiatan Bulan Bahasa bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan langkah strategis sekolah dalam memetakan potensi dan bakat siswa secara berkelanjutan. Melalui integrasi lima mata pelajaran, sekolah menyiapkan program pembinaan intensif bagi para juara agar siap mengukir prestasi di berbagai ajang kompetisi literasi di luar sekolah.
“Kegiatan Bulan Bahasa ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan langkah strategis sekolah dalam memetakan potensi dan bakat siswa secara berkelanjutan. Melalui integrasi lima mata pelajaran, kami menyiapkan program pembinaan intensif bagi para juara agar siap mengukir prestasi di berbagai ajang kompetisi literasi di luar sekolah,” ujar Cucu Latifah. (*)


