Jabaran.id – Dalam rangka merayakan Hari Sumpah Pemuda, SMPN 29 Depok menggelar rangkaian kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat akan nilai edukasi. Mengusung tema ‘Bersatu dalam Keberagaman, Bergerak Bersama untuk Indonesia’, sekolah tersebut menggelar tiga perlombaan utama yang dirancang untuk mengasah kreativitas, kecintaan pada budaya, serta semangat nasionalisme para siswa.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu, 28 Oktober 2026 ini akan dimulai pukul 08.00 WIB, tepat setelah pelaksanaan upacara bendera di lingkungan sekolah. Dalam kegiatan tersebut juga ada pemberian hadiah kepada para juara dalam perlombaan Bulan Bahasa yang digelar sebelumnya pada 21 dan 22 Oktober 2026.

Kepala SMPN 29 Depok, Eriyasti, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini merupakan momen krusial untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda harus terus digaungkan agar para siswa, yang merupakan pemimpin masa depan, tidak melupakan sejarah persatuan bangsa.
“Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Melalui peringatan ini, kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai persatuan, kecintaan pada Tanah Air, dan penghargaan terhadap keberagaman benar-benar tertanam dalam diri setiap siswa, bukan sekadar hafalan sejarah,” ujar Eriyasti.
Panitia telah menyiapkan tiga jenis kegiatan yang menantang sekaligus menyenangkan bagi para peserta. Pertama, Lomba Paduan Suara Lagu Nasional. Setiap kelas diwajibkan untuk mengirimkan perwakilannya sebanyak 10 orang peserta. Dalam lomba ini, masing-masing kelas bebas memilih lagu nasional yang akan dibawakan. Penilaian akan berfokus pada kekompakan suara serta kemampuan para peserta dalam menjiwai dan menampilkan semangat nasionalisme melalui lagu yang dibawakan.

Kedua, Lomba Membaca Teks Sumpah Pemuda. Lomba ini menuntut peserta untuk membacakan teks bersejarah Sumpah Pemuda 1928 dengan suara yang lantang dan jelas.
Ketiga, Lomba Fashion Show. Berbeda dari dua lomba sebelumnya, ajang ini menjadi wadah bagi para siswa untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui busana. Peserta ditantang untuk menampilkan pakaian yang sesuai dengan tema, dengan penekanan pada nilai nasionalisme dan semangat Sumpah Pemuda.
Dalam pelaksanaannya, Eriyasti menekankan pentingnya nilai-nilai sportivitas dan kerja sama. Ia berpesan kepada seluruh peserta agar mempersiapkan diri dengan baik, tampil maksimal, dan menjunjung tinggi sportivitas serta kebersamaan.
“Kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana kita bisa bekerja sama, menghargai perbedaan, dan menjaga kekompakan. Itulah esensi dari Sumpah Pemuda,” tegasnya. (*)



