Jabaran.id — SMPN 26 Depok menyelenggarakan kegiatan Education Fair yang dirancang khusus untuk memfasilitasi 440 siswa kelas IX dalam merencanakan jenjang pendidikan lanjutan mereka. Mengusung tema utama “Membuka Wawasan, Menentukan Pilihan, Merancang Masa Depan”, kegiatan ini menghadirkan delapan institusi pendidikan menengah atas, baik SMA maupun SMK.
Kepala SMPN 26 Depok, Ahmad Sujai, mengatakan pelaksanaan pameran pendidikan ini menjadi wadah interaktif yang mempertemukan secara langsung pihak sekolah, institusi mitra, serta para siswa yang tengah berada di persimpangan penting masa studi mereka. Kehadiran berbagai sekolah lanjutan di lokasi acara memungkinkan para siswa untuk menggali informasi secara mendalam mengenai kurikulum, fasilitas pembelajaran, prospek lulusan, serta keunggulan dari masing-masing instansi yang berpartisipasi.

“Rangkaian acara ini juga dimeriahkan dengan sesi talkshow inspiratif yang menghadirkan para alumni SMPN 26 Depok, di mana para mantan siswa tersebut berbagi pengalaman nyata, kiat sukses menempuh pendidikan lanjutan, serta gambaran dunia setelah lulus sekolah kepada adik tingkat mereka,” ucapnya.
Ahmad Sujai menjelaskan bahwa penyelenggaraan Education Fair ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam membimbing peserta didik agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan akademik. Menurutnya, transisi dari jenjang SMP ke SMA atau SMK adalah fase krusial yang menuntut pertimbangan matang berdasarkan minat, bakat, serta potensi diri masing-masing anak, sehingga pengenalan dini terhadap dunia pendidikan lanjutan menjadi kebutuhan yang sangat esensial bagi perkembangan masa depan para pelajar.
“Siswa bisa melihat dan memilih kemana akan melanjutkan pendidikan setelah jenjang SMP. Semoga bisa terus menjalin hubungan baik dengan lingkungan sekitar sekolah,” ujar Ahmad Sujai.
Sebagai bentuk penguatan terhadap arah pilihan peserta didik, Ahmad Sujai menambahkan bahwa pemilihan sekolah lanjutan tidak hanya berfokus pada gengsi atau popularitas semata, melainkan harus diselaraskan dengan pemetaan karier jangka panjang dan keterampilan praktis yang dibutuhkan di tengah dinamika dunia kerja modern. Ia memaparkan bahwa saat ini sektor pendidikan kejuruan maupun akademik sama-sama menawarkan peluang besar, di mana lulusan SMK dibekali dengan kompetensi keahlian spesifik yang siap kerja, sementara jalur SMA memberikan pondasi akademis yang kuat untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

“Pentingnya peran serta orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka agar keputusan yang diambil benar-benar didasarkan pada kesiapan mental dan kemampuan finansial serta akademis keluarga,” ucapnya.
Delapan institusi pendidikan menengah yang berpartisipasi dalam pameran ini meliputi SMK Sari Farma, SMK Kesuma Bangsa 1, SMK Kesuma Bangsa 2, SMK Farmasi Harapan Massa, SMA Al Azhar Corporate High School, SMK Citra Negara, SMK Ghama, dan SMK Putra Bangsa. Melalui kehadiran ragam sekolah tersebut, para siswa kelas IX SMPN 26 Depok mendapatkan kesempatan emas untuk memperluas cakrawala pandang mereka terhadap berbagai bidang keahlian, mulai dari rumpun kesehatan, teknologi, bisnis, hingga ilmu pengetahuan umum, sekaligus mempererat jaringan sinergi antara dunia pendidikan tingkat dasar dan menengah di wilayah Kota Depok. (*)


