Jabaran.id – Wakil Ketua DPRD Depok, Yeti Wulandari memberikan komentar menohok menuding anggotanya tidak ada di ruang kerja alias bolos.
Yeti memastikan, video tersebut tidak benar. Sebab, saat itu anggota DPRD Depok tengah rapat dengan dinas terkait. Sementara gambar yang terlihat di video adalah ruang kerja masing-masing dewan.
“Jadi semuanya itu lagi rapat kerja di lantai atas, ada yang rapat di ruang komisi, ada yang di Ruang Bamus. Silahkan ditanyakan ke dinas, pasti jawabannya sama, dinas diundang semua juga berdasarkan leading sektor,” jelasnya pada Sabtu, 13 September 2025.
Politisi Gerindra itu juga mengatakan, bahwa anggota DPRD Depok tidak lagi menggelar rapat di hotel. Mereka memilih rapat di ruang kerja, dalam hal ini masih di Gedung DPRD Depok.
“Kami efisiensi semua. Nah kami rapat di kantor, dengan memaksimalkan tempat. Di situ (rapat) sampai Maghrib,” tegasnya.
Yeti menyesalkan adanya video dengan narasi yang menurutnya menyesatkan. Terlebih di saat situasi mulai kondusif.
“Nah, di situ kan, jangan akhirnya nanti masyarakat diarahkan oleh berita-berita yang ternyata tidak benar. Seperti itu. Padahal situasinya stabilitas sekarang sudah mulai baik,” ucap Yeti.
“Dan juga jangan bermain-main dalam hal ini. Ini kan harusnya dicek benar-benar. Jangan hanya untuk kepentingan-kepentingan pribadi bisa mengacaukan situasi,” sambungnya.
Lebih lanjut Yeti mendesak, agar pelaku penyebar video untuk segera mengklarifikasi dan meminta maaf secara terbuka.
“Ya, saat ini sih tadi sebenarnya, mungkin kalau dalam kita bicara secara kode etik, kami ingin mempergunakan hak jawab ya, dalam hal ini dibantu oleh teman-teman media, untuk bisa meng-clear-kan bahwa, tidak seperti apa yang beredar,” ujarnya.
“Jangan sampai, nantinya situasi ini yang sudah mulai kondusif, akhirnya memanas kembali. Ruang digital jangan dijadikan DFK (Disinformasi, Fitnah dan Kebencian),” timpal dia lagi.
