HomePendidikanEstafet Kepemimpinan di SMPN 30 Depok: Tantangan Mempertahankan Rekor Juara O2SN

Estafet Kepemimpinan di SMPN 30 Depok: Tantangan Mempertahankan Rekor Juara O2SN

Jabaran.id – Tongkat estafet kepemimpinan SMPN 30 Depok yang dikenal sebagai pusat unggulan olahraga ini berpindah dari Agus Prasetyo kepada Asri Khaerunisa, menandai babak baru dalam perjalanan institusi pendidikan yang berlokasi di wilayah Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok tersebut.

Agus Prasetyo resmi melepas jabatannya setelah tiga tahun lamanya membesarkan nama SMPN 30 Depok. Selama masa baktinya, ia tidak hanya berhasil membangun fondasi manajerial yang kokoh, tetapi juga membawa sekolah ini meraih prestasi membanggakan di kancah olahraga. Posisinya sebagai nahkoda kini akan dilanjutkan oleh Asri Khaerunisa, seorang pendidik yang sebelumnya bertugas sebagai guru Bimbingan Konseling (BK) di SMPN 4 Depok. Sementara itu, Agus Prasetyo sendiri akan memulai tugas baru sebagai Kepala SMPN 11 Depok.

Posisi kepala SMPN 30 Depok 1

Dalam kesempatan sambutan perpisahannya, Agus Prasetyo menyoroti secara spesifik kondisi internal sekolah yang masih membutuhkan perhatian lebih, terutama berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM). Ia menekankan adanya kekosongan yang perlu segera diisi untuk menunjang operasional sekolah yang saat ini menaungi 771 siswa.

- Advertisement -

“Ada beberapa hal yang menjadi perhatian, terutama tentang SDM, dimana ada posisi guru yang kurang seperti untuk BK dan juga tenaga kependidikan di posisi keamanan Sekolah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus juga membeberkan warisan prestasi yang telah diraih selama kepemimpinannya, sebuah modal berharga sekaligus tantangan bagi penerusnya. Ia mengungkapkan bahwa SMPN 30 Depok, yang dikenal dengan tagline sekolah tematik olahraga, baru saja mencetak sejarah sebagai peraih medali terbanyak dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Depok tahun 2025.

“Sekolah tematik olahraga, pada O2SN 2025, SMPN 30 Depok peraih medali terbanyak, semoga di kegiatan berikutnya bisa lebih banyak lagi. Lalu perlu juga ada pengembangan ekskul,” ungkapnya.

Menerima estafet kepemimpinan dengan segudang prestasi dan pekerjaan rumah tersebut, Asri Khaerunisa mengaku menyadari sepenuhnya besarnya tanggung jawab yang kini berada di pundaknya. Ia tidak memandang posisi barunya ini sekadar sebagai jabatan administratif, melainkan sebagai awal dari sebuah perjalanan baru yang penuh dinamika.

“Ini adalah sebuah babak baru dalam kehidupan, dimana harus memimpin sebuah sekolah yang kaya akan prestasi. Tentu menjadi sebuah tantangan yang harus dijalani dengan baik dan diiringi kerjasama dengan seluruh elemen di SMPN 30 Depok, agar bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya,” tutur Asri dengan penuh semangat.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Kepala Sekolah yang baru ini langsung memetakan langkah awal strategisnya. Ia percaya bahwa kunci keberhasilan dalam mengelola sekolah sebesar SMPN 30 Depok terletak pada harmonisasi hubungan antar pemangku kepentingan. Oleh karena itu, yang dilakukan adalah meneruskan hubungan yang baik dengan seluruh guru, orang tua, dan tentunya siswa di SMPN 30 Depok.

“Agar segala program dan kegiatan sekolah bisa berjalan dengan baik, sehingga bisa memajukan dunia Pendidikan di Kota Depok,” terangnya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Depok, Hikmah Binoardi mengatakan bahwa tantangan terbesar seorang pemimpin di institusi pendidikan tidak hanya terletak pada aspek teknis, tetapi juga pada dinamika sosial.

“Semoga dilaksanakan dengan bahagia dan cinta. Semoga di tempat yang baru bisa menjalani tugasnya sebaik baiknya untuk sekolah yang lebih maju lagi,” doanya.

Hikmah juga memberikan nasihat bijak kepada Asri Khaerunisa sebagai kepala sekolah yang baru, agar dapat mengelola persepsi dan ekspektasi lingkungan sekitar. Menurut pengamatannya, posisi kepala sekolah kerap kali menjadi sorotan, namun hal itu justru harus dijadikan bahan bakar untuk terus berinovasi.

“Selalu bersinergi yang baik dengan semua. Karena resiko menjadi Kepala sekolah biasanya akan jadi omongan sekitarnya, dan itu jadikan sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik lagi,” pesannya. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here