Jabaran.id – Saat Ketua Fraksi PAN DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmad menggelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah di Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok pada Minggu, 4 Oktober 2026, warga mengeluhkan belum tersedianya SMP dan SMA Negeri di wilayah mereka.
Untuk itu, Hasbullah Rahmad memberi solusi untuk menginventarisir fasilitas sosial fasilitas umum (Fasos Fasum) dan memperbanyak sekolah swasta gratis.
Menurut Hasbullah, kebutuhan akan sekolah negeri di kawasan Kelurahan Grogol, Depok, hingga kini masih membentur kendala ketersediaan lahan. Masalah ini berdampak langsung pada keterbatasan daya tampung bagi para calon siswa setempat.
“Kelurahan Grogol ini tidak ada SMP Negeri dan SMA Negeri, problem utamanya ada di lahan,” ujar Hasbullah Rahmad.
Ia mengungkapkan keterbatasan anggaran belanja modal untuk pembelian tanah menjadi penghambat utama pendirian Unit Sekolah Baru tingkat SMA. Pembangunan baru bisa terealisasi jika ada dukungan fasos-fasum dari pemda setempat.
“Kita tidak sanggup kalau beli belanja modal lahan. Kecuali dapat hibah fasilitas umum dan fasilitas sosial dari Pemerintah Kota Depok, mungkin kita bisa memikirkan untuk membangun USB-nya,” kata Hasbullah.
Mengingat jenjang SMP berada di bawah kewenangan pemerintah daerah, ia meminta Pemkot Depok mengambil langkah nyata untuk merespons aspirasi warga.
“Kita berharap Pak Wali bisa mewujudkan ada SMP Negeri di Krukut agar masyarakat tidak jauh sekolahnya,” ucapnya.
Sambil menunggu penyelesaian masalah lahan, Pemprov Jawa Barat mengoptimalkan program Sekolah Kemitraan Swasta. Lewat skema ini, APBD akan menanggung seluruh biaya SPP siswa di sekolah swasta mitra sampai tamat.
“Harusnya lebih banyak lagi sekolah-sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemprov dalam program SKK ini agar bisa menampung anak-anak yang enggak diterima di negeri, bisa sekolah swasta tapi gratis SPP-nya,” kata Hasbullah.


