Jabaran.id – Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Sukmajaya resmi memasuki era kepemimpinan baru. Pengurus untuk periode 2025-2028 telah dilantik, dengan Mintarsih secara resmi mengambil alih tampuk pimpinan, menggantikan Maman Sutarman yang telah menyelesaikan masa bakti kepengurusannya. Peralihan kepemimpinan ini menjadi momentum untuk menyusun strategi pengembangan Gerakan Pramuka yang lebih progresif di wilayah tersebut.
Ketua Kwaran Sukmajaya terpilih, Mintarsih menegaskan komitmennya untuk membangkitkan motivasi dan semangat seluruh kader untuk lebih semangat lagi dalam mengembangkan pramuka menjadi lebih baik

“Salah satu strategi utama yang diusung adalah merevolusi pola pembinaan di tingkat Penegak, dengan mempersiapkan mereka untuk peran yang lebih strategis,” tuturnya.
Mintarsih menjelaskan bahwa terdapat perbedaan mendasar dalam pendekatan pembinaan antar tingkatan. Ketika mereka menjadi Siaga dan juga Penggalang, mereka menjadi peserta sebuah kegiatan atau program. Tetapi, ketika sudah memasuki tingkat Penegak, mereka sudah menjadi penyelenggara atau bagian dari kepanitiaan. Oleh karena itu, rasanya akan berbeda, sehingga perlu diberikan pemahaman dan juga materi yang sesuai dengan tingkatannya, salah satunya adalah soal manajemen organisasi.
“Penegak akan lebih banyak dilibatkan dalam proses pengelolaan kegiatan, termasuk dalam pembinaan untuk tingkat Siaga dan Penggalang, sebagai bagian dari pendidikan kepemimpinan praktis.
Fokus strategis lainnya yang diungkapkan oleh Ketua Kwaran yang baru adalah upaya revitalisasi di tingkat Pandega, yang secara tradisional beranggotakan mahasiswa. Mintarsih melihat peluang besar dengan hadirnya institusi pendidikan tinggi di wilayahnya. Ini adaalh upaya konkret untuk menjembatani dunia kepramukaan dengan kehidupan kampus, sehingga dapat menarik minat generasi muda akademisi
“Di Kecamatan Sukmajaya kini sudah ada Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Oleh karena itu, ke depannya akan coba untuk menguatkan lagi kepramukaan di tingkat Pandega,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Kwaran periode sebelumnya, Maman Sutarman, memberikan pesan dan dukungannya untuk kepengurusan yang baru. Dalam pesan singkatnya, Maman berpesan agar soliditas dan intensitas kegiatan tetap menjadi prioritas.
“Tetap solid lebih memperbanyak kegiatan yang bisa. Terutama dari Siaga dan Penggalang. Selain itu, bekerjasama dengan Penggalang dengan Penegak untuk bisa lebih bersinergi, seperti mengadakan pelatihan dari tingkat yang lebih tinggi,” ujar Maman Sutarman. (*)


