Jabaran.id – Kota Depok bersiap menyelenggarakan sebuah hajat besar dalam pelestarian seni budaya Sunda melalui Pasanggiri Rampak Sekar 2025. Kompetisi paduan suara berskala regional Jabodetabek yang memperebutkan Piala Walikota ini digelar oleh Ikatan Budaya Sunda (IBS) Kota Depok dan menjanjikan total hadiah tunai yang mencapai puluhan juta rupiah bagi para juara.
Ketua Panitia Pasanggiri Rampak Sekar 2025, Anita Rohani, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya konkret menempatkan Depok sebagai bagian penting dalam peta perkembangan seni dan budaya Sunda di Jawa Barat.

“Ini untuk menunjukan kalau Kota Depok juga bagian dari perkembangan seni dan budaya Sunda di Jawa Barat,” ujar Anita, menegaskan misi budaya dari event tersebut.
Sebagai persiapan menuju kompetisi utama, IBS Kota Depok telah mengadakan kegiatan Pelatihan Rampak Sekar yang disebut ‘Layeutan Sora’. Pelatihan yang menghadirkan pemateri berkompeten, Gatot Winandar, ini ditujukan untuk melatih para pendamping yang akan tampil dalam lomba.
“Kami mengundang para pendamping yang akan ikut tampil di lomba Pasanggiri Rampak Sekar,” tambah Anita.
Mekanisme kompetisi dirancang secara berjenjang. Para peserta dari tiga jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA/SMK, akan menjalani tahap penyisihan dengan mengirimkan video penampilan paduan suara mereka. Dari babak penyisihan ini, akan terpilih sepuluh tim terbaik dari setiap jenjang yang berhak melaju ke babak final. Babak final yang digelar pada 28 Oktober 2025 di Pesona Square ini akan menentukan juara 1 hingga 3 untuk masing-masing kategori.
Hadiah yang disediakan pun sangat menarik. Juara 1 dari setiap jenjang akan mendapatkan Rp 4 juta, juara 2 mendapatkan Rp 3 juta, dan juara 3 mendapatkan Rp 2 juta. Pendaftaran untuk kompetisi ini masih dibuka hingga tanggal 30 September 2025, memberikan kesempatan bagi sekolah-sekolah di wilayah Jabodetabek untuk berpartisipasi.
“Puncak dari seluruh rangkaian acara adalah Malam Parahyangan Depok yang rencananya diadakan di bulan November 2025. Pada malam spektakuler ini, berbagai seni budaya Sunda akan ditampilkan. Yang istimewa, para juara dari tiap jenjang pendidikan akan turut tampil memamerkan kebolehannya, memeriahkan gelaran budaya yang menjadi penutup dari Pasanggiri Rampak Sekar 2025,” katanya.
Event ini tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi juga sebuah pernyataan tentang vitalitas dan relevansi budaya Sunda di jantung wilayah metropolitan. Melalui irama rampak sekar, Depok mengukuhkan jati diri budayanya dan membangun generasi muda yang mencintai warisan leluhurnya. (*)
