Jabaran.id – Rasa kepedulian dan jiwa sosial siswa-siswi SMPN 26 Depok ditunjukkan melalui aksi nyata dalam program bertajuk “Dumlima” atau Dua enam Peduli Sesama. Kegiatan yang digagas OSIS SMPN 26 Depok ini berlangsung di Yayasan Panti Asuhan Yatim & Dhuafa Afdholul Umur Depok.
Bantuan yang berhasil dikumpulkan dari partisipasi seluruh warga sekolah sangat beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari. Barang-barang tersebut meliputi bahan sembako seperti beras, minyak goreng, gula, dan teh. Tidak ketinggalan, alat kebersihan diri seperti sabun, sampo, pasta gigi, dan sikat gigi juga menjadi bagian dari sumbangan. Untuk menunjang kegiatan ibadah, disumbangkan pula mukena dan sajadah. Keceriaan anak-anak panti asuhan juga menjadi perhatian dengan disertakannya tas anak, mainan, dan boneka.

Kepala SMPN 26 Depok, Ahmad Sujai, sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Duaenam Peduli Sesama yang diadakan oleh OSIS SMPN 26 Depok. Ia menegaskan bahwa aksi sosial semacam ini merupakan perwujudan nyata dari nilai-nilai kepedulian yang ingin ditanamkan pada generasi muda. Menurutnya, penting bagi siswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial.
“Kegiatan ini merupakan contoh nyata dari nilai-nilai kepedulian sosial yang ingin kita tanamkan pada generasi muda, agar mereka tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki empati dan rasa tanggung jawab terhadap sesama,” jelas Ahmad Sujai.
Lebih lanjut, Ahmad Sujai berharap melalui kegiatan ini, bisa membangun kebersamaan dan saling berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak positif, baik bagi penerima maupun para pemberi.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang beruntung, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di antara seluruh siswa SMPN 26 Depok,” jelasnya.

Program Dumlima ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah kegiatan satu kali, tetapi mampu memantik semangat berbagi yang berkelanjutan. Ia mengajak seluruh komunitas sekolah untuk menjadikan momen ini sebagai awal dari komitmen panjang dalam menebar bagi lingkungan sekitar.
“Kegiatan peduli sesama ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi penghuni panti asuhan, tetapi juga menjadi media pembelajaran karakter yang sangat berharga bagi para siswa SMPN 26 Depok dalam mengasah empati dan tanggung jawab social,” pungkas Ahmad Sujai. (*)
