HomeUncategorizedSasar Ojol Hingga Peternak, BULOG Salurkan Beras Rapel dan Jagung Murah

Sasar Ojol Hingga Peternak, BULOG Salurkan Beras Rapel dan Jagung Murah

Jabaran.id — Perum BULOG memperluas jangkauan intervensi pangan nasional tidak hanya untuk masyarakat kurang mampu, tetapi juga menyasar pekerja informal hingga peternak mikro. Langkah masif ini dilakukan atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk menstabilkan harga bahan pokok dan menahan laju inflasi.

Di Kota Depok, penyaluran beras bagi 102.140 penerima manfaat digelontorkan langsung untuk alokasi tiga bulan sekaligus dengan total volume mencapai 3,06 juta kilogram.

“Hari ini kita rapel tiga bulan sekaligus, jadi per orang menerima 30 kg beras. Tujuannya membantu masyarakat lapisan terbawah sekaligus menjaga kenaikan inflasi dan menstabilkan kondisi pasar,” kata Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani.

Rizal menjelaskan, percepatan distribusi pangan bagi kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 4 ini dipastikan berlanjut hingga akhir tahun sesuai hasil rapat koordinasi terbatas bersama Presiden.

- Advertisement -

“Bapak Presiden memerintahkan BULOG menyalurkan tambahan bantuan pangan untuk bulan Oktober, November, dan Desember mendatang,” ujar Rizal.

Guna meredam dampak lonjakan harga di sektor informal, BULOG turut membagikan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada puluhan pengemudi ojek daring di sela kegiatan penyerahan bantuan.

“Kami juga memberikan bantuan beras SPHP kepada sekitar 30 pengemudi ojek online sebagai bentuk CSR dari BULOG. Beras subsidi ini harganya menjadi Rp12.500 per kilogram, lebih murah dari harga pasaran yang berkisar Rp13.000 hingga Rp14.000,” terangnya.

Selain komoditas beras konsumsi, pemerintah melalui BULOG juga menggelontorkan 150.000 ton jagung SPHP bagi peternak mikro ayam petelur dan pedaging di seluruh Indonesia. Pasokan pakan murah ini disiapkan untuk menjaga stabilitas produksi protein nasional.

“Harapannya hasil panen peternak bisa disalurkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis,” jelas Rizal.

Ia menambahkan, BULOG pun menjalankan program hilirisasi beras cadangan guna menekan harga komoditas tepung beras di tingkat eceran.

“Pemerintah mengizinkan hilirisasi 380.000 ton beras usia simpan di atas 10 bulan menjadi tepung beras melalui lelang KPKNL,” pungkas Rizal.

TERBARU

spot_img
spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here