Jabaran.id – SDN Sawangan 1 menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dengan mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Membangun Generasi Beriman, Berakhlak Mulia, dan Berprestasi”, acara ini menjadi sarana edukasi karakter religius bagi seluruh siswa. Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai seni pertunjukan bernuansa Islami yang ditampilkan secara bergantian oleh para siswa dari setiap tingkatan kelas.
Acara dibuka dengan penampilan dari siswa kelas V yang secara fasih membacakan lantunan surat-surat pendek Al-Qur’an. Suasana semakin semarak ketika para siswa dari kelas lainnya turut menampilkan kebolehan mereka dalam seni tarian Islami serta berbagai kreasi seni keagamaan lainnya. Sebagai penceramah utama, Ustaz Jujun Rosandi hadir memberikan tausiyah spiritual guna memperdalam pemahaman siswa mengenai sejarah dan keagungan perjuangan Nabi Muhammad SAW.

Ketua Panitia Acara, Hadi Jatmiko, memberikan penjelasan secara komprehensif mengenai latar belakang dan susunan teknis kegiatan tersebut.
“Peringatan Maulid Nabi ini kami rancang sebagai wadah untuk mengeksplorasi serta mengapresiasi potensi seni keagamaan yang dimiliki oleh anak-anak. Penampilan dimulai dari pembacaan surat-surat pendek oleh siswa kelas V, yang kemudian dilanjutkan dengan tarian Islami serta penampilan kreasi seni lainnya dari perwakilan setiap tingkat kelas,” ujar Hadi Jatmiko.
Dalam keterangannya, Hadi Jatmiko juga menambahkan beberapa data dan fakta penting terkait pelaksanaan acara keagamaan di lingkungan sekolah. Beliau menyampaikan bahwa keterlibatan siswa dalam panggung seni bernuansa Islami terbukti efektif meningkatkan rasa percaya diri serta mempererat rasa kebersamaan antarsiswa dari berbagai tingkatan kelas.
“Kegiatan peringatan hari besar Islam yang rutin diadakan di sekolah berfungsi sebagai media pembelajaran berbasis praktik yang melengkapi teori pendidikan agama di dalam kelas,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SDN Sawangan 1, Purjiyo, memaparkan pandangannya mengenai tujuan utama dari penyelenggaraan acara peringatan Maulid Nabi tersebut.
“Meskipun dikemas dengan konsep sederhana, tetapi tetap nilai-nilai agama diharapkan bisa tertanam di dalam diri siswa dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dimana Rasulullah SAW adalah panutan hidup untuk umat Islam. Segala sikap dan sifatnya adalah cerminan dari agama Islam dalam bentuk cinta kepada Allah SWT,” kata Purjiyo. (*)

