Jabaran.id – Sekolah Nasional Plus (NP) Tunas Global menggelar perayaan Paskah yang meriah bagi siswa beragama Kristen beserta orang tua mereka. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian acara yang sebelumnya telah diawali dengan kunjungan sosial ke Panti Tuna Ganda. Acara berlangsung pada pukul 08.10 hingga 12.30 WIB, dipenuhi dengan ibadah, permainan interaktif, dan kebersamaan yang hangat.
Menurut Penanggungjawab Kegiatan Paskah Sekolah NP Tunas Global, Erica Gresicha Bacas, perayaan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara siswa, orang tua, dan guru sekaligus mengajarkan nilai-nilai kebersamaan.

“Kebahagiaan perayaan Paskah terlihat dari antusiasme anak-anak dan kekompakan orang tua siswa dalam menyelesaikan permainan serta meraih juara,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan ibadah sebagai bentuk syukur, dilanjutkan dengan lima permainan seru yang dirancang untuk mengasah kerja sama dan pengetahuan iman. Di antaranya adalah games mencari telur, lawan kata, menyusun ayat, tebak tokoh Alkitab, dan rantai lagu.
“Games ini tidak hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga melatih semangat gotong royong antara siswa dan orang tua,” tambah Erica.

Pembina Oikumene Sekolah NP Tunas Global, Nurma Tetho Rumahorbo, menekankan bahwa perayaan Paskah kali ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati, tolong-menolong, dan syukur. Nantinya juga untuk perayaan Paskah bagi siswa dan orang tua yang beragama Katolik akan mengadakan ziarah Porta Sancta ke-6 gereja di keuskupan Bogor pada tanggal 10 Mei 2025.
“Rasa syukur dan empati didapatkan siswa-siswi saat berkunjung ke panti serta melalui donasi yang mereka berikan. Begitu pula dengan sikap saling membantu yang terlihat dalam setiap permainan,” jelas Nurma.

Setelah seluruh rangkaian acara usai, siswa, orang tua, dan guru melakukan foto bersama di Panggung Keberagaman sebagai simbol persatuan. Acara kemudian ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang games, menambah keceriaan suasana.
Perayaan Paskah di NP Tunas Global tidak hanya menjadi momen sukacita, tetapi juga sarana pembelajaran karakter melalui aksi nyata. Dengan menggabungkan ibadah, permainan edukatif, dan kepedulian sosial, sekolah ini berhasil menciptakan pengalaman bermakna bagi seluruh peserta. (*)
