Jabaran.id – SMPN 26 Depok berkolaborasi dengan Komite Sekolah menggelar kegiatan bertajuk ‘Sharing Season: Bekal Menuju SMA’ yang dikhususkan bagi siswa kelas IX yang berjumlah 441 siswa. Kegiatan yang mengusung tema “Belajar dari Kakak Kelas yang Telah Melangkah Lebih Jauh” ini menghadirkan alumni SMPN 26 Depok, termasuk mereka yang kini tengah menempuh pendidikan di Universitas Indonesia (UI), sebagai narasumber utama untuk berbagi pengalaman dan memberikan perspektif nyata tentang masa depan.
Kepala SMPN 26 Depok, Ahmad Sujai, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai upaya sekolah untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan di tingkat SMP dan jenjang berikutnya. Kehadiran alumni diharapkan tidak hanya sekadar memberikan motivasi, tetapi juga menjadi cermin bagi para siswa tentang apa yang perlu dipersiapkan. Sampai sekarang ini, SMPN 26 Depok telah meluluskan delapan Angkatan.

“Dengan adanya narasumber dari alumni SMPN 26 Depok, diharapkan bisa berbagi pengalaman selama menjadi siswa SMP, lalu bisa mempersiapkan diri untuk ke jenjang pendidikan berikutnya, bahkan sampai menentukan pilihan pendidikannya,” ujar Ahmad Sujai.
Menurut Ahmad Sujai, masa kelas IX merupakan titik penting bagi siswa untuk menentukan langkah pendidikan selanjutnya. Tanpa persiapan yang matang, siswa dapat merasa kebingungan saat harus beradaptasi dengan lingkungan dan tuntutan akademik yang baru di tingkat SMA atau SMK. Kegiatan ‘Sharing Season’ ini menjadi wadah bagi siswa untuk belajar dari pengalaman langsung para kakak kelas yang telah melewati fase tersebut.
Ia menekankan bahwa selain kemampuan akademik, pengembangan karakter, potensi diri, dan kemandirian juga menjadi modal penting yang harus diasah sejak dini. Hal ini sejalan dengan upaya sekolah dalam mencetak generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing tinggi .
“Saya berharap kegiatan ini bukan hanya memberikan motivasi, tetapi juga memberikan beberapa hal konkret yang dapat mulai dilakukan siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan berikutnya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komite SMPN 26 Depok, Wintarsih, mengungkapkan bahwa inisiatif ini lahir dari keprihatinan bersama antara pihak sekolah dan orang tua siswa akan pentingnya memberikan gambaran masa depan yang jelas bagi anak-anak. Ia menyatakan bahwa siswa kelas IX berada pada tahap penting dalam menentukan langkah pendidikan berikutnya. Selain mempersiapkan diri secara akademik, siswa juga membutuhkan gambaran nyata mengenai kehidupan setelah SMP, bagaimana mempersiapkan diri menghadapi jenjang berikutnya, serta bagaimana mengembangkan potensi diri sejak sekarang.

“Kehadiran alumni diharapkan dapat memberikan perspektif nyata kepada siswa kelas IX bahwa perjalanan pendidikan setelah SMP merupakan sebuah proses yang perlu dipersiapkan sejak dini,” ujar Wintarsih. Ia menambahkan, melalui cerita pengalaman, proses, tantangan, serta hal-hal yang dilakukan sejak duduk di bangku SMP, siswa diharapkan memperoleh bekal berharga yang dapat diterapkan dalam mempersiapkan langkah mereka setelah lulus.
Wintarsih juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka selama masa transisi ini. Ia mengajak para orang tua untuk turut aktif berkomunikasi dan memberikan dukungan penuh, baik secara moral maupun material, agar anak-anak dapat menjalani masa persiapan ini dengan optimal.
“Pendidikan yang diberikan, baik di rumah maupun di sekolah, merupakan kewajiban bersama. Orang tua harus memahami perkembangan anak dan tantangan zaman agar bisa mendampingi mereka dengan baik,” ujarnya. (*)
