HomePendidikanSMPN 16 Depok Gelar Gebyar P5 Siswa Berbasis Rekayasa Teknologi

SMPN 16 Depok Gelar Gebyar P5 Siswa Berbasis Rekayasa Teknologi

Jabaran.id – SMPN 16 Depok sukses menyelenggarakan kegiatan Gebyar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang melibatkan seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Setiap tingkatan kelas mengusung konsep berbeda dari tema besarnya yakni Rekayasa Teknologi.

Wakil Kepala SMPN 16 Depok, Dadan Kamaludin, menjelaskan bahwa P5 merupakan bagian integral dari pembentukan karakter siswa sesuai nilai-nilai Pancasila.

P5 SMPN 16 Depok teknologi 2

“P5 adalah pembentukan siswa sesuai dengan landasan negara Indonesia, yakni Pancasila. Ini adalah bagian dari penguatan karakter mereka,” ujarnya.

- Advertisement -

Dadan menambahkan bahwa pendekatan ini tidak hanya mengasah pengetahuan, tetapi juga membangun mental positif.

“Ilmu pengetahuan dan mental yang baik menjadikan sesuatu lebih mudah atau sederhana. Hal itulah yang ditujukan dalam pelaksanaan P5,” tegasnya.

Ketua P5 SMPN 16 Depok, Noor Farida, memaparkan detail projek yang dikerjakan siswa. Untuk kelas VII, tema Rekayasa Teknologi diwujudkan melalui budidaya kecambah organik.

P5 SMPN 16 Depok teknologi 4

“Siswa mengenal proses menanam kecambah organik beserta landasannya, lalu mengolahnya menjadi berbagai makanan seperti soto, ketoprak, tahu isi, dan bakwan,” jelas Noor.

Sementara itu, siswa kelas VIII ditantang berkreasi di bidang seni musik berbasis teknologi. Mereka membuat ciptaan dan aransemen lagu menggunakan AI dan aplikasi bertema pendidikan.

“Setiap kelas dibagi menjadi enam kelompok yang menulis lirik dan melagukannya sendiri, kemudian menampilkannya dengan iringan alat musik dari barang bekas,” tambahnya.

Adapun kelas IX mengerjakan projek lebih kompleks, seperti pembuatan tempe, nata de coco, dan telur asin.

P5 SMPN 16 Depok teknologi 3

“Mereka juga menggelar pameran seni dan kreativitas untuk memamerkan karya dari seluruh kelas, termasuk olahan makanan dan minuman hasil projek P5,” ungkap Noor.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dari 28 April hingga 9 Mei 2025. Dalam pameran, siswa saling mengunjungi stan kelas lain dan mendokumentasikan pengamatannya dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

“Di hari terakhir, ada sesi evaluasi untuk merefleksikan proses pembelajaran,” kata Noor.

Gebyar P5 ini tidak hanya menjadi ajang unjuk karya, tetapi juga sarana mengasah kemandirian, kolaborasi, dan inovasi siswa. Melalui pendekatan berbasis projek, SMPN 16 Depok berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas akademis, tetapi juga berkarakter kuat sesuai nilai-nilai Pancasila. (*)

TERBARU

spot_img

POPULER

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here